Kisah Kamas Setiyoadi, Pejuang Kemerdekaan dari Mojokerto, Pimpin Laskar Kucing Hitam Perang Gerilya
Kisah Kamas Setiyoadi, Pejuang Kemerdekaan dari Mojokerto, Pimpin Laskar Kucing Hitam Perang Gerilya.
Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Sudarma Adi
"Setelah kemerdekaan, bapak menikah pada tahun 50 an, bapak kemudian pensiun dan bekerja mengurus perkebunan jeruk di Trowulan dan pembangunan infrastruktur," imbuh Sri Astuti.
"Bapak mendapatkan penghargaan dari pemerintah berupa lencana. Tapi lencananya masih dicari. Bapak wafat tahun 1980, waktu itu hendak dimakamkan di makam pahlawan, tapi bapak menolak karena inginnya dimakamkan dekat dengan orang tuanya di pemakaman umum," ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/kamas-setiyoadi-dengan-pakaian-militernya.jpg)