Kabinet Jokowi

Disebut Bergabung ke Kabinet Jokowi, Gerindra: Membantu Pemerintah Kan Tidak Harus Mendukung Penuh

Soal gabung ke kabinet Jokowi, Gerindra sebut kadernya akan bantu pemerintah, namun bantuan itu tak berarti akan mendukung penuh pemerintah.

Disebut Bergabung ke Kabinet Jokowi, Gerindra: Membantu Pemerintah Kan Tidak Harus Mendukung Penuh
YouTube Kompas TV
Obrolan 4 Mata Jokowi & Prabowo Saat Naik MRT Dipenuhi Tawa, Lihat Raut Wajah hingga Gerak-geriknya 

TRIBUNJATIM.COM - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Edhy Prabowo menanggapi kabar kader Partai Gerindra yang disebut akan bergabung dalam kabinet Presiden Joko Widodo (Jokowi) periode 2019-2024.

Edhy Prabowo menegaskan, Partai Gerindra akan membantu pemerintah, namun bantuan tersebut tidak harus dalam bentuk dukungan.

Dilansir dari kanal YouTube Kompas TV, Selasa (20/8/2019), Edhy Prabowo mengaku tidak terlalu memikirkan apakah kader Gerindra akan direkrut dalam pemerintahan Jokowi atau tidak lantaran itu adalah hak presiden.

Soal Kerusuhan Papua, Jokowi Unggah Foto, Sebut Sudah Minta Maaf dan Undang Tokoh ke Istana

Menteri Agraria Sebut Ibu Kota Indonesia Pindah ke Kaltim, Jokowi: Kajiannya Belum Saya Terima

Jokowi Minta Kapolri Tindak Tegas Pelaku Rasisme Terhadap Mahasiswa Papua: Tolong Digaris Bawahi!

"Tentang adanya kader Gerindra yang dibawa ke dalam pemerintahan itu kan hak prerogatifnya Presiden," ujar Edhy Prabowo.

Edhy Prabowo menyebut pertemuan Jokowi dan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto di MRT beberapa waktu lalu sudah cukup menjawab pertanyaan masyarakat.

Saat itu Prabowo menyebut dirinya akan turut membantu pemerintahan Jokowi.

"Pak Prabowo secara terbuka di MRT, pada saat pertemuan MRT sudah menyampaikan 'Siap membantu'," kata Edhy Prabowo.

Namun, Edhy Prabowo menjelaskan, bahwa masyarakat bebas mengartikan kalimat Prabowo 'siap membantu' tersebut.

Edhy Prabowo juga mengungkap bahwa selama ini Gerindra juga membantu pemerintahan meski tidak menjadi bagian di dalamnya dan berperan sebagai penyeimbang.

"Silakan diartikan seperti apa, membantu pun kita tidak harus di dalam parlemen, tidak harus di dalam parlemen, selama lima tahun ini kita sudah membantu check and balance," terang Edhy Prabowo.

Akui Kehebatan Gibran Rakabuming, Hotman Paris: Walau Anak Presiden Tak Langsung Dapat Proyek Besar

Tanggapi Kerusuhan di Manokwari, Prabowo Langsung Gelar Rapat Instruksikan Kadernya Damaikan Situasi

Kekesalan Kaesang Pangarep Saat Bisnis Kulinernya Cuma Diberi Rating 1: Alasan Begini Nggak Bermutu!

Kemudian, Edhy Prabowo menyebut wujud bantuan yang diberikan Partai Gerindra nantinya tidak harus berupa dukungan penuh kepada pemerintah.

Oleh karena itu, jika seandainya Gerindra berada di dalam pemerintah, maka kadernya tidak akan serta merta terus mendukung pemerintah dan tetap bersikap kritis.

"Memang membantu kan tidak seluruhnya harus mendukung setuju salah benar, kan bukan begitu," pungkasnya.

Penulis: Elma Gloria Stevani
Editor: Adi Sasono
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved