Ratusan Warga Kembangringgit Mojokerto Berebut Empat Gunungan Hasil Bumi

Ratusan warga Dusun Ringgit, Desa Kembangringgit, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, menyerbu empat gunungan hasil bumi di halaman balai dusun

Ratusan Warga Kembangringgit Mojokerto Berebut Empat Gunungan Hasil Bumi
Febrianto/Tribunjatim
Sejumlah warga desa Kembangringgitan memanjat gunungan hasil bumi di dusun Ringgitan Minggu sore (25/8/2019) 

 TRIBUNJATIM.COM,MOJOKERTO - Ratusan warga Dusun Ringgit, Desa Kembangringgit, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, menyerbu empat gunungan hasil bumi di halaman balai dusun Minggu (25/8/2019) pukul 15.30 Wib.

Keempat gunungan tersebut mencapai ketinggian sekitar 2 meter. Dengan diisi aneka hasil bumi dan jajanan tradisional. Tak lupa, berbagai cemilan modern seperti keripik kentang, fried chicken dan lain sebagainya, turut serta menghiasi empat gunungan yang disusun oleh masyarakat tersebut.

Sebelum masyarakat menyerbu empat gunungan tersebut, para warga melakukan kirab empat gunungan sepanjang satu kilometer. Dengan mengelilingi dusun tersebut. Disusul dibelakangnya, para remaja setempat, memakai kostum unik. Seperti kostum film kartun, tema militer, anime, serta kostum yang terinspirasi dari film horor.

Belum mencapai garis finish, masyarakat kemudian berdesak desakan, mengambil hasil bumi dan aneka jajan yang telah tersusun rapi di keempat gunungan tersebut. Tak butuh waktu lama, isi keempat gunungan telah ludes diambil masyarakat.

Wiyanto (43), kepala desa Kembangringgit, mengatakan, kegiatan kirab gunungan dan karnaval kostum unik, merupakan kegiatan pertama kali diselenggarakan oleh warganya.

Polres Kediri Bekuk Tiga Pengedar Pil Dobel L Antar Desa

Persela Vs Tira Persikabo, Perkasa, Persela Gasak Tira Persikabo 6-1

Bayi Laki-Laki Berusia Tiga Jam Ditemukan dalam Kardus oleh Pencari Kayu di Panti Jember

"Ada 300 peserta yang terdiri dari 10 rt, 1 komunitas, dan 1 TPQ Kembangringgit, mengikuti acara ini," ujar Wiyanto Minggu (25/8/2019).

Wiyanto menambahkan, masyarakatnya butuh waktu sehari untuk membuat empat gunungan tersebut.

"Empat gunungan tadi dibuat oleh RT 1 RW 7, RT 3 RW 7, RT 2 RW 6, dan RT 1 RW 5," imbuhnya kepada Tribunjatim.com.

Kendati baru digelar pertama, Wiyanto berharap, kedepannya acara tersebut akan diikuti oleh satu desa.

"Meski bersifat swadaya desa, masyarakat antusias sekali meramaikan rebutan gunungan ini. Masyarakat tampak memakai kostum dalam acara karnaval dengan cara yang unik, lucu dan kreatif," pungkasnya kepada Tribunjatim.com.(Febrianto/Tribunjatim.com)

Penulis: Febrianto Ramadani
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved