Guru Lely Gembira Dapatkan SK Mutasi Masuk ke Jember, Tidak LDR Lagi

Wajah sumringah terlihat di wajah Lely Widyaningsih (34) saat ditemui sejumlah wartawan di Pendapa Wahyawibhawagraha, Jember, Rabu (28/8/2019) sore

Guru Lely Gembira Dapatkan SK Mutasi Masuk ke Jember, Tidak LDR Lagi
sri wahyunik/surya
Bupati Jember faida bersama Bu Guru Lely yang masuk jember mutasinya disetujui 

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Wajah sumringah terlihat di wajah Lely Widyaningsih (34) saat ditemui sejumlah wartawan di Pendapa Wahyawibhawagraha, Jember, Rabu (28/8/2019) sore. Sebab perempuan itu kini bisa pulang kampung dan bekerja di Jember.

Hal ini terjadi karena permintaan mutasinya dari Kabupaten Badung, Bali ke Jember disetujui oleh kedua kepala daerah. Bahkan SK mutasi Lely masuk ke Pemkab Jember juga sudah keluar. SK itu diserahkan oleh Bupati Jember Faida, Rabu (28/8/2019) sore.

Lely masuk ke Jember sebagai guru SD yang ditempatkan di SDN Karangkedawung 2 Kecamatan Mumbulsari. Di Badung, dia menjadi guru di SDN No 1 Petang, Badung, Bali. Lely bersama suaminya hadir ke Pendapa Bupati Jember untuk menghadiri acara penyerahan SK mutasi tersebut.

Namun perempuan itu tidak bisa mengikuti seremoni di dalam ruangan. Lely yang membawa bayi perempuannya memilih di luar aula utama Pendapa.

"Bawa bayi ini, dan lelah. Baru melahirkan lima hari lalu melalui operasi. Jadi tidak bisa gabung di dalam," ujar Lely kepada Tribunjatim.com.

BREAKING NEWS - Tri Susanti Jadi Tersangka, Kuasa Hukum; Belum Terima Surat Penahanan

Hasil Madura United Vs Semen Padang, Diwarnai Gol Bunuh Diri, Kabau Sirah Imbangi Tuan Rumah 1-1

Digerebek Polisi, Pecandu Narkoba Asal Bangkalan Sembunyikan Sabu di Selakangan

Meski terlihat lelah, raut kebahagiaan tidak lepas dari wajahnya. Sebab kini dia tidak lagi menjalin hubungan jarak jauh dengan sang suami, Budiyanto.

"Setahun terakhir ini LDR-an sama suami. Suami di Jember, saya di Bali. Alhamdulillah, permohonan mutasi saya diloloskan, dan tidak ada biaya sepeser pun baik saat pengurusan di Badung, maupun di Jember," tegasnya. Karenanya, perempuan ini mengaku bersyukur.

Karenanya, dia rela mengambil SK mutasinya meski baru melahirkan lima hari lalu. Dia juga membawa sang bayi perempuan mungilnya yang masih berusia lima hari.

Perjuangannya tidak hanya diganjar SK mutasi masuk ke Jember, namun satu set hadiah dari Bupati Jember Faida. Bupati Faida menyerahkan hadiah kepada bayi bernama Salwa tersebut.

"Saya sangat terharu melihat Bu Guru ini. Selama ini berjauhan sama suaminya, sekarang sudah bisa dekat sama keluarga. Juga baru melahirkan lagi. Selama ada formasi yang dituju, tentunya saya akan meloloskan mutasi itu," ujar Bupati Faida kepada Tribunjatim.com.

Dia mengakui, SK mutasi yang diserahkan hari ini terdiri atas beberapa mutasi masuk ke Pemkab Jember. Bupati, lanjutnya, akan meloloskan permohonan mutasi masuk ke Pemkab Jember selama ada formasi yang dituju.

"Juga tidak ada pungutan biaya," tegasnya. (Sri Wahyunik/Tribunjatim.com)

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved