Dalam Sepekan, 8 Tersangka Kasus Narkoba Ditangkap Polres Nganjuk, 1.179 Butir Pil Koplo Disita

Dalam satu pekan, jajaran Polres Nganjuk mengamankan 8 tersangka kasus narkoba. Sebanyak 1.179 butir pil dobel L disita

Dalam Sepekan, 8 Tersangka Kasus Narkoba Ditangkap Polres Nganjuk, 1.179 Butir Pil Koplo Disita
Ilustrasi 

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Dalam satu pekan, jajaran Polres Nganjuk mengamankan 8 tersangka kasus narkoba.

Terdiri atas 3 tersangka narkotika jenis sabu dan 5 tersangka penyalahgunaan obat terlarang atau pil koplo.

Kapolres Nganjuk, AKBP Dewa Nyoman Nanta Wiranta menjelaskan, mereka para tersangka narkoba diamankan dari lokasi berbeda-beda selama satu pekan.

"Mereka para tersangka tidak dapat mengelak dari tuduhan karena kedapatan memiliki dan menyimpan barang bukti narkoba yang ditemukan jajaran Satreskoba," kata AKBP Dewa Nyoman Nanta Wiranta, Sabtu (31/8/2019).

Baru Saja Beli Sabu & Mau Nikmati di Rumah, Pria dari Surabaya Ini Langsung Dibui Polisi

Dijelaskan AKBP Dewa Nyoman Nanta Wiranta, untuk barang bukti narkoba yang diamankan dari para tersangka yakni 3,55 gram sabu-sabu, sejumlah barang peralatan konsumsi sabu, alat komunikasi sarana transaksi dan lainya.

Sedangkan untuk barang bukti pil koplo 1.179 butir pil dobel L, satu unit sepeda motor, 6 buah ponsel dan uang tunai Rp 1.540.000 diduga hasil penjualan pil koplo.

"Semua barang bukti telah kami amankan untuk proses hukum selanjutnya terhadap para tersangka," ucap AKBP Dewa Nyoman Nanta Wiranta didampingi Kasubag Humas Polres Nganjuk, AKP M Sudarman.

Untuk para tersangka narkotika jenis sabu, menurut Dewa Nyoman, ketiga tersangka dijerat dengan pasal 114 ayat (1) jo pasal 112 ayat (1) jo pasal 127 ayat (1) huruf (a) UURI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Ada 7 Pelajar SMA di Tuban Jalani Rehabilitasi Sejak Awal Tahun Ini, Mereka Kecanduan Pil Koplo

Ancaman hukuman minimal 7 tahun sampai 20 tahun penjara, dan maksimal hukuman mati.

Sedangkan untuk lima tersangka pengedar pil koplo, ungkap AKBP Dewa Nyoman Nanta Wiranta, dijerat pasal 196 jo pasal 98 ayat (2),(3) UURI No. 36 tahun 2009 tentang  kesehatan.

"Mereka para tersangka diancam hukuman 5 tahun sampai 15 tahun penjara," tandas AKBP Dewa Nyoman Nanta Wiranta.

AKBP Dewa Nyoman Nanta Wiranta berharap, semua lapisan masyarakat agar berhati-hati dan waspada jangan sampai menjadi korban Narkoba.

Karena narkoba akan membawa bencana baik bagi diri sendiri maupun orang lalin.

"Dan yang berbahaya akan menghancurkan generasi muda bangsa yang kita cintai ini," ucap AKBP Dewa Nyoman Nanta Wiranta. (Surya/Achmad Amru Muiz)

Polsek Balongbendo Bekuk Pemakai Sabu Asal Mojokerto, Sering Konsumsi Bersama Pemandu Lagu

Penulis: Achmad Amru Muiz
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved