Hukuman Kebiri Kimia untuk Predator 9 Anak Mojokerto, Gubernur Khofifah Mengaku Disurati KPAI

Vonis kebiri kimia yang dijatuhkan terhadap predator 9 anak di Mojokerto hingga kini masih menuai pro dan kontra.

Hukuman Kebiri Kimia untuk Predator 9 Anak Mojokerto, Gubernur Khofifah Mengaku Disurati KPAI
SURYA/FATIMATUZ ZAHROH
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Vonis kebiri kimia yang dijatuhkan terhadap predator 9 anak di Mojokerto hingga kini masih menuai pro dan kontra.

Banyak yang menyoroti pelaksanaan kebiri kimia yang bakal menjadi yang pertama di Indonesia tersebut.

Terlebih ketika Ikatan Dokter Indonesia ( IDI ) menyatakan penolakan untuk melakukan eksekusi kebiri kimia lantaran dinilai menyalahi etika kedokteran. 

Terkait hal itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengaku bahwa Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyurati Pemprov Jawa Timur.

(PWNU Jatim Tolak Kebiri Kimia Ditanggapi Kejati Jatim: Itu Hukuman Atas Perbuatan Terpidana)

Meski enggan berkomentar soal vonis kebiri kimia itu sendiri, Gubernur Khofifah menyebut bahwa yang perlu menjadi sorotan adalah preventif anak-anak dan lingkungan dari perilaku menyimpang.

"KPAI menyurati kami. Ya kita akan menerima audiensi mereka. Nanti kita akan jadwalkan juga," kata Khofifah, Kamis (5/9/2019).

Menurutnya lini terdepan dalam menjaga lingkungan adalah keluarga, kemudian RT, desa, kecamatan, dan kabupaten kota dan seterusnya.

Mantan Menteri Sosial RI ini menyatakan, jika ada satu di antara korban yang melapor lebih awal, maka bisa jadi korban tidak akan meluas karena sumber masalah cepat diketahui pelakunya.

"Dari rumah tangga, RT, harus ada kepedulian untuk selalu menjaga lingkungannya. Maka saya mohon bantuan kepala desa untuk galakkan Jogo Desa," kata Gubernur Khofifah.

(Vonis Kebiri Kimia Predator 9 Anak Mojokerto, Kejati Jatim: Eksekusi Setelah Hukuman Pokok Selesai)

Menurut Gubernur Khofifah, kebiri kimia perlu dipahami bukan dengan memotong alat kelamin.

Halaman
12
Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved