Pengangguran di Bojonegoro Gunakan Modus Pinjam Ponsel dan Belikan Pulsa untuk Menipu Para Korban

Petugas Satreskrim Polres Bojonegoro meringkus pelaku penggelapan dan penipuan ponsel.

SURYA.CO.ID/M SUDARSONO
Kapolres Bojonegoro, AKBP Ary Fadli saat mengamankan pelaku penggelapan dan penipuan ponsel, Minggu (8/9/2019) 

TRIBUNJATIM.COM, BOJONEGORO - Petugas Satreskrim Polres Bojonegoro meringkus pelaku penggelapan dan penipuan ponsel.

Kasus yang dilakukan Syaiful Anwar (31), tidak bekerja, Kelurahan Ngrowo, Kecamatan/Kabupaten Bojonegoro terhadap AB (15) asal Kecamatan Balen, terjadi Kamis, 31 Januari 2019.

Saat itu korban dan temannya berada di sebuah ruko yang sudah tutup di Desa Sumuragung, Kecamatan Sumberrejo.

Lalu datang pelaku bermodus meminjam ponsel kepada korban untuk keperluan telfon. Meski korban sudah menjawab tak ada pulsa namun pria pengangguran itu mau membelikan pulsa.

Kemudian setelah itu, korban bermodus mau foto di suatu tempat dengan menggunakan ponsel milik korban.

BREAKING NEWS - Dua Rumah di Bojonegoro Ludes Dilalap Api, Diduga Karena Obat Nyamuk Bakar

Pelaku menggunakan motor sendiri untuk memboncengkan korban, sedangkan saksi mengikuti dari belakang.

Lalu saksi diberhentikan di sebuah toko untuk menunggu sampai pelaku dan korban kembali.

Saat berada di sebuah tugu turut Desa Payungan, Kecamatan Sumberrejo, korban diturunkan dulu dengan beralasan pelaku akan mencari foto. Namun ternyata saat korban turun pelaku langsung tancap gas meninggalkan korban.

"Ponsel korban Xiaomi A1 warna emas digondol lari begitu saja oleh pelaku, ya modusnya berpura-pura meminjam ponsel untuk telfon dan foto. Ternyata diembat," kata Kapolres Bojonegoro, AKBP Ary Fadli kepada wartawan, Minggu (8/9/2019).

Polres Bojonegoro Bekuk Pelaku Gendam, Berpura-pura Jadi Kiai Pretelli Perhiasan Korban

Dia menjelaskan, setelah kasus itu dilaporkan pada 7 Agustus lalu, polisi langsung melakukan penyelidikan hingga akhirnya pelaku berhasil ditangkap keesokan harinya di rumahnya.

Dari hasil penyidikan, pelaku sudah empat kali melalukan tindak kejahatan yang sama. Keempat titik tersebut berada di wilayah hukum Polres Bojonegoro.

"Barang bukti kejahatan ada empat hand phone dan uang tunai Rp 650 ribu. Pelaku dijerat pasal 372 tentang penggelapan dan 378 tentang penipuan, ancaman 4 tahun penjara," pungkasnya.

Penulis: M Sudarsono
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved