Tanamkan Kesadaran Lingkungan Sejak Dini, Ratusan Siswa SD di Sidoarjo Diajak Trash Mob

- Ratusan siswa SD dari sejumlah sekolah dikumpulkan di SDN Keboan Anom, Gedangan, Sidoarjo, Selasa (10/9/2019).

Tanamkan Kesadaran Lingkungan Sejak Dini, Ratusan Siswa SD di Sidoarjo Diajak Trash Mob
M Taufik/Surya
Wakil Bupati Sidoarjo dan sejumlah pejabat saat senam bersama ratusan siswa dj sela acara Trash Mob yang digelar DLHK sidoarjo, Selasa (10/9/3019) 

TRIBUNJATIM.COM, SIDOARJO - Ratusan siswa SD dari sejumlah sekolah dikumpulkan di SDN Keboan Anom, Gedangan, Sidoarjo, Selasa (10/9/2019).

Mereka diajak untuk lebih peduli terhadap lingkungan melalui program Trash Mob yang digelar oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Sidoarjo.

Terhitung ada sekitar 250 siswa yang ikut kegiatan ini. Mereka berasal dari SDN Keboananom, SDN Ganting, SDN Keboansikep 1, SDN Keboansikep 2, SDN Sruni, SDN Gedangan.

Sekolah-sekolah itu semua lokasinya berada di dekat sungai. "Anak-anak diberi pengertian dan diajak peduli lingkungan sejak dini. Salah satunya agar tidak membuang sampah sembarangan di sungai," kata Kepala DLHK Sidoarjo, Sigit Setyawan.

Trash Mob sendiri diadakan beberapa kali. Diawali di SDN Klagen Wilayut, Sukodono beberapa waktu lalu, dan puncaknya di SDN Keboananom, Gedangan, Selasa (10/9/2019).

Menurut Sigit, Trash mob merupakan acara tahunan DLHK Sidoarjo dengan sasaran sekolah yang di depannya terdapat sungai. Melalui program ini, para siswa diberi sejumlah materi agar tidak membuang sampai di sungai.

Lagi Ditahan, Kondisi Kivlan Zen Kini Terkuak, Minta Dirujuk Berobat hingga Batuk-batuk Saat Sidang

Tak Patuhi Larangan Kencing di Pohon, Remaja Jember Hilang 2 Hari di Perkebunan, Ditemukan Linglung

Pabrik Makanan Ringan yang Disegel Polisi di Surabaya, Juga Tak Punya Izin Kelola Limbah B3

"Sampai saat ini, masalah sampah di sungai tak kunjung selesai. Jika sejak SD sudah ditanamkan pola pikir bersih sehat, itu akan lebih membekas alias mengena dalam kesadaran mereka," lanjut mantan Kepala Dinas PUPR tersebut.

Pada kesempatan ini, Sigit juga mengajak siswa-siswi untuk ikut kampanye minum air putih menggunakan tumbler, untuk mengurangi sampah botol plastik di Kabupaten Sidoarjo.

Wakil Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin, yang juga hadir di acara tersebut menyampaikan bahwa trash mob merupakan program rutin tahunan DLHK yang tepat sasaran.

"Anak usia SD masih lebih mudah diarahkan, perlu diberi contoh yang baik dalam menjaga lingkungan sehat sekitarnya," ujar Cak Nur, panggilan Nur Ahmad Syaifuddin kepada Tribunjatim.com.

Kepada para siswa, dirinya juga menyampaikan bahwa Sungai bukan tempat sampah, sehingga jangan pernah membuang sampah di sungai.

"Buanglah sampah pada tempatnya. Prinsip ini harus diterapkan pada diri siswa-siswi sebagai pelopor di sekolah dan sekitarnya agar lingkungan kita sehat dan sungai bebas dari sampah," lanjutnya kepada Tribunjatim.com.

Dalam kegiatan ini, para siswa, guru, dan sejumlah pejabat yang hadir mengawali acara dengan senam UKS bersama. Kemudian dipanjutkan pembagian alat-alat kebersihan seperti tempat sampah dan komposter.

Acara juga semakin meriah dengan adanya lomba seni yel- yel dengan tema daur ulang. Kenudian ada juga kampanye menggunakan botol isi ulang untuk minum, guna mengurangi sampaj plastik.(ufi/Tribunjatim.com)

Penulis: M Taufik
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved