Kejar Veronica Koman Sampai Australia, Polisi Temukan 6 Rekening Baru, Bantahan Veronica Dicurigai

Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan mengungkap temuan baru hasil penyelidikan kasus tweet provokatif kasus Papua yang melibatkan Veronica Koman

Kejar Veronica Koman Sampai Australia, Polisi Temukan 6 Rekening Baru, Bantahan Veronica Dicurigai
ISTIMEWA
Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan menyebut pihaknya memeriksa tiga saksi lagi untuk melengkapi berkas perkara Veronica Koman, tersangka kasus Papua. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan mengungkap temuan baru hasil penyelidikan kasus tweet provokatif kasus Papua yang melibatkan Veronica Koman sebagai tersangka.

Setelah kemarin pihaknya memeriksa dua nomor rekening milik Veronica Koman.

Kini, ungkap Luki, pihaknya menemukan enam nomor rekening mencurigakan milik Veronica Koman yang lain.

Luki mengaku, mencurigai enam rekening baru tersebut lantaran ada transaksi uang yang masuk dalam jumlah besar.

"Masih ditelusuri terus ada beberapa yang cukup signifikan dari dana yang masuk," katanya pada awakmedia di depan Lobby Gedung Tri Brata Mapolda Jatim, Jumat (13/9/2019).

Kejati Jatim Terima SPDP Veronica Koman Atas Kasus Papua: Sambil Tunggu Berkas, Kami Terbitkan P16

Veronica Koman Bisa Lepas dari Ancaman Masuk Daftar Buron, Ini Syarat yang Ditawarkan Polda Jatim

Tak cuma itu, ungkap Luki, pihaknya juga mencurigai adanya aktivitas penarikan uang tunai dari keenam nomor rekening tersebut.

Dan ternyata penarikan uang tunai dari keenam nomor rekening itu terdeteksi dilakukan di dalam negeri.

"Dan ini juga akan kami kembangkan terus karena ada beberapa penarikan di beberapa wilayah, Baik itu di Surabaya ataupun di luar Surabaya atau di wilayah di Papua," ungkapnya.

Luki memahami, alibi yang dibangun Veronica Koman atas temuan enam nomor rekening itu, sebagai rekening yang digunakan menerima uang beasiswa pendidikannya selama menempuh magister hukum di negara tersebut.

Namun yang memantik kecurigaan polisi, ungkap Luki, jumlah uang yang terbilang besar dalam transaksi keluar dan masuk ke rekening tersebut, terbilang tak wajar bagi ukuran seorang pelajar yang menempuh studi di luar negeri.

"Sebagai seorang mahasiswa ini kayaknya tidak masuk akal dan itu Ada penarikan di beberapa wilayah," jelasnya.

Ditanya berasal dari negara mana pentransfer dana terbesar yang tertuju pada keenam nomor rekening tersebut.

Luki menjawabnya secara singkat.

"Dari dalam (pengirim dana dari dalam negeri, red)," pungkasnya.

Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved