Breaking News:

Fuad Amin Meninggal

Wafatnya Fuad Amin Buat Madura Kehilangan Tokoh Sentral, Pengamat Politik UTM: Duka Bagi Masyarakat

Wafatnya Fuad Amin Buat Madura Kehilangan Tokoh Sentral, Pengamat Politik UTM: Duka Bagi Masyarakat.

SURYA/FATIMATUZ ZAHROH
Dosen Universitas Trunojoyo Madura Surokim Abdussalam. 

Wafatnya Fuad Amin Buat Madura Kehilangan Tokoh Sentral, Pengamat Politik UTM: Duka Bagi Masyarakat

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Fuad Amin meninggal dunia, Senin (16/9/2019).

Pengamat politik Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Surokim Abdussalam menyebut Madura berduka kehilangan tokoh sentral asal Bangkalan tersebut.

"Kami berkabung. Beliau adalah tokoh sentral di Madura. Berpulangnya beliau menjadi duka bagi masyarakat Madura," kata Surokim kepada TribunJatim.com ketika dikonfirmasi di Surabaya, Senin (16/9/2019).

Suasana Kini Pasca Jenazah Fuad Amin Dipulangkan, Warga Bangkalan Padati Rumah Duka Untuk Takziyah

Fuad Amin Mantan Bupati Bangkalan Meninggal, PKB Jatim Sampaikan Duka Cita: Doa Terbaik untuk Beliau

Jenazah Fuad Amin Tiba di Rumah Duka, Jalan Letnan Mestu Bangkalan Ditutup untuk Umum

Surokim menyebut kiprah Fuad Amin di Madura begitu sentral. Utamanya, di bidang politik dan sosial kemasyarakatan. "Beliau memiliki pengaruh cukup kuat di Madura, khususnya Bangkalan," katanya.

Menurut Surokim, pengaruh tersebut tak lepas dari patron warga Madura yang patuh terhadap ulama dan juga umaro (Pejabat daerah). Untuk diketahui, Fuad Amin memang merupakan mantan Bupati Bangkalan yang juga cicit KH Syaichona Cholil, salah satu pendiri Nahdlatul Ulama.

"Beliau bukan hanya kiai, namun juga pernah menjadi pejabat daerah. Sehingga, kalau seorang ulama sudah menjadi umaro, sekaligus panutan akan menjadi patron yang luar biasa," katanya.

"Beliau sangat ditokohkan sebagai guru sekaligus kiai ternama. Sangat banyak kiprah beliau di Madura," katanya.

Berpulangnya Fuad Amin dinilai juga akan berpengaruh pada dinamika politik. "Sebab, beliau begitu mempengaruhi episentrum politik di Madura," katanya kembali menegaskan.

Surokim menyebut hingga saat ini belum ada tokoh yang bisa menggantikan kiprah Fuad Amin. "Sulit menemukan tokoh yang bisa menggabungkan berbagai latar belakang tersebut," katanya.

"Madura kini berduka. Madura kehilangan tokoh sentralnya," pungkasnya kembali.

Untuk diketahui, Mantan Bupati Bangkalan Fuad Amin Imron, meninggal dunia Senin petang (16/9/2019) di Graha Amerta RSUD Dr Soetomo, Surabaya.

Fuad Amin Imron meninggal dunia di ruang inap lantai enam Gedung Graha Amerta RSUD Dr Soetomo. Fuad Amin sempat dirawat lantaran sakit komplikasi.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved