Residivis Kasus Sabu Kembali Berulah Edarkan Pil Ekstasi di Kediri, Nasibnya Berakhir di Penjara

Hukuman penjara karena kasus narkoba tampaknya tidak membuat kapok bagi Yermia Krisnanto (30) warga Desa Krenceng, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri.

Residivis Kasus Sabu Kembali Berulah Edarkan Pil Ekstasi di Kediri, Nasibnya Berakhir di Penjara
SURYA.CO.ID/DIDIK MASHUDI
Tersangka Yermia Krisnanto kembali ditangkap polisi karena mengedarkan pil ekstasi. 

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Hukuman penjara karena kasus narkoba tampaknya tidak membuat kapok bagi Yermia Krisnanto (30) warga Desa Krenceng, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri.

Masalahnya, tersangka kembali ditangkap polisi karena mengedarkan Pil Ekstasi.

Dari tangan tersangka anggota Satresnarkoba Polres Kediri mengamankan barang bukti berupa 6 butir Pil Ekstasi.

KBO Satresnarkoba Polres Kediri Iptu Ashanik mengungkapkan, pelaku merupakan target operasi Polres Kediri. Tersangka merupakan seorang residivis pengedar sabu-sabu.

Setelah keluar dari lapas, anggota Satresnarkoba Polres Kediri terus melakukan serangkaian penyelidikan.

Fit and Proper Test PDIP Hari Kedua Diikuti 57 Kandidat, Ada Bupati Ponorogo hingga Wabup Kediri

Patroli Gabungan Cek Titik Kebakaran, Polisi Kediri Temukan Warga Bakar Lahan Tebu, Diberi Imbauan

“Anggota kami terus melakukan pemantauan kepada pelaku apakah dia masih melakukan peredaran narkotika atau tidak,” ungkap Iptu Ashanik, Jumat (20/9/2019).

Setelah dilakukan serangkaian penyelidikan ternyata benar, petugas mendapatkan informasi jika tersangka masih mengonsumsi dan mengedarkan narkotika jenis sabu-sabu.

Petugas kemudian melakukan penangkapan terhadap Yermia saat berada di sebuah kafe di Kecamatan Pare.

Namun saat digeledah barang bukti sabu-sabu yang dicari telah habis dipakai. Petugas menemukan 6 butir pil ekstasi di dalam saku celana pelaku.

Selanjutnya tersangka dan barang bukti diamankan di Mapolres Kediri untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Iptu Ashanik menjelaskan, Pil Ekstasi dibeli dari seorang kenalannya dengan harga Rp 250.000 per 10 butir.

Tersangka mengaku jika dalam bertransaksi keduanya menggunakan sistem ranjau dan uang ditaruh di sebuah tempat.

Petugas mengamankan barang bukti berupa 6 butir Pil Ekstasi warna biru dan sebuah ponsel yang digunakan bertransaksi.

“Kita masih terus melakukan pengembangan dan pelaku diamankan di Mapolres Kediri,” jelasnya.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved