Patroli Gabungan Cek Titik Kebakaran, Polisi Kediri Temukan Warga Bakar Lahan Tebu, Diberi Imbauan

Patroli Gabungan Cek Titik Kebakaran, Polisi Kediri Temukan Warga Bakar Lahan Tebu, Diberi Imbauan.

Patroli Gabungan Cek Titik Kebakaran, Polisi Kediri Temukan Warga Bakar Lahan Tebu, Diberi Imbauan
SURYA/DIDIK MASHUDI
Patroli gabungan yang dipimpin Kapolres Kediri AKBP Roni Faisal mendatangi lahan tebu yang dibakar untuk membersihkan lahan, Kamis (19/9/2019) 

Patroli Gabungan Cek Titik Kebakaran, Polisi Kediri Temukan Warga Bakar Lahan Tebu, Diberi Imbauan

TRIBUNKEDIRI.COM, KEDIRI - Polres Kediri bersama Perhutani Kediri menggelar apel dan patroli gabungan untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan perkebunan.

Patroli juga mengajak masyarakat tidak melakukan pembakaran di lahan pertanian dan kawasan hutan, Kamis (19/9/2019).

Pada patroli gabungan ini pihak kepolisian bersama Perhutani melakukan pengecekan titik-titik yang berpotensi terjadi kebakaran hutan dan lahan.

Begal HP dan Penadahnya Diringkus Resmob Polres Kediri

Kapolres Kediri Sidak ke Mapolsek Gampengrejo, Wujudkan Zona Integritas Pelayanan

12 Bacabup Kabupaten Kediri Diundang Fit and Proper Test di DPD PDIP Jatim

Saat patroli rombongan juga menemukan ada asap di kawasan lahan tebu di wilayah Puncu, Kediri.

Selanjutnya tim patroli yang dipimpin Kapolres Kediri AKBP Roni Faisal mendatangi lokasi asap serta menghimbau warga yang ada di lokasi untuk tidak bakar lahan dengan cara dibakar.

Pada patroli ini, rombongan Kapolres berkeliling dengan mengendarai motor trail berangkat masuk lahan perkebunan dan kawasan pinggiran hutan.

Kapolres Kediri AKBP Roni Faisal menyebutkan, kegiatan patroli dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Kediri. "Kita patroli gabungan untuk mengecek titik-titik rawan kebakaran,” ungkapnya.

Dijelaskan, masyarakat di sekitar hutan rata-rata adalah petani. Ada beberapa petani yang memanfaatkan lahan milik Perhutani untuk ditanami. Ketika membersihkan semak belukar, seringkali dilakukan dengan cara dibakar tanpa ada pengawasan.

Akibat kecerobohan itu berpotensi mengakibatkan terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Patroli di kawasan hutan ini, petugas kepolisian bersama Perhutani melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran.

“Kadang ada yang membakar semak belukar, tanpa pengawasan, sehingga sangat berbahaya, karena api dapat merembet dan membesar,” jelas AKBP Roni.

Beberapa titik lokasi patroli di antaranya kawasan hutan di wilayah Satak, Kecamatan Puncu, wilayah Kandangan dan beberapa titik lannnya. Petugas juga memasang spanduk himbauan untuk menjaga hutan dan tidak melakukan pembakaran hutan.

Sementara Administratur Perhutani Kabupaten Kediri Mustopo menghimbau kepada petani untuk tidak melakukan pembakaran pada saat membuka lahan. Kepada warga juga dihimbau tidak membuang putung rokok sembarangan.

“Kita menghimbau kepada para pemburu untuk tidak menggunakan api pada saat memburu madu lebah hutan,” ujarnya.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved