Dosen di Malang Ini Dukung Ribuan Mahasiswa Turun 'Kuliah' di DPRD, Minta Bikin Vlog Diunggah di IG

Dosen di Malang Ini Dukung Ribuan Mahasiswa Turun 'Kuliah' di DPRD, Minta Bikin Vlog Diunggah di IG.

Dosen di Malang Ini Dukung Ribuan Mahasiswa Turun 'Kuliah' di DPRD, Minta Bikin Vlog Diunggah di IG
TRIBUNJATIM.COM/AMINATUS SOFYA
puluhan ribu mahasiswa yang mengikuti aksi demonstrasi di Malang 

Dosen di Malang Ini Dukung Ribuan Mahasiswa Turun 'Kuliah' di DPRD, Minta Bikin Vlog Diunggah di IG

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Puluhan ribu mahasiswa mengikuti aksi demonstrasi di depan gedung DPRD Kota Malang pada Senin (23/9/2019).

Mereka menolak segala bentuk perundang-undangan yang digagas oleh pemerintah dan DPR RI karena tidak berpihak kepada rakyat.

Para mahasiswa itu kompak berpakaian hitam serta membawa poster ‘Mosi Tidak Percaya’ kepada DPR RI.

450 Personel Gabungan Jaga Aksi Mahasiswa Kepung DPRD Kota Malang, Pendemo Diminta Tak Anarkis

Residivis Pencuri Ponsel Malang Berulah Lagi, Dorong Emak-emak hingga Pingsan Demi Gasak HP 1,6 Juta

Demo Mahasiswa Iringi Pelantikan 4 Pimpinan DPRD Kota Malang, Dewan Janjikan Akan Sampaikan Aspirasi

Selain itu, sebuah spanduk bertuliskan ‘Gedung ini jadi warung pecel’ juga dibentangkan demonstran di pagar DPRD Kota Malang.

Aksi mahasiswa ini mendapat dukungan dari dosen di Malang. Dukungan itu salah satunya datang dari dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

“Ilmu pengetahuan itu tidak ditemukan di panggung seminar. Ilmu pengetahuan datang dari buku, laboratorium dan praktikum di lapangan,” ujar Yunan Syaifullah, dosen di FEB UMM, Senin (23/9/2019).

Yunan menginstruksikan mahasiswanya  terlibat dalam gerakan massa agar mereka mengetahui duka masyarakat apabila UU tersebut disahkan oleh DPR bersama pemerintah.

Buah dari mengikuti gerakan massa ini bakal didiskusikan pada pertemuan mata kuliah di minggu berikutnya.

“Selain itu mereka juga harus membuat vlog dan diunggah di instagram,” katanya.

Menurut Yunan, gerakan massa di Indonesia sedang mengalami transisi. Jika membandingkan dengan tahun 1998, gerakan mahasiswa lahir dari akar rumput yang kemudian menular ke elite.

“Tapi kalau sekarang saya melihat gerakan ini lahir dari elite dulu baru menular ke bawah. Karena itu saya minta supaya mahasiswa saya ikut ambil bagian di aksi ini,” ucapnya.

Aksi massa di depan gedung DPRD Kota Malang berjalan kondusif. Massa yang berkumpul pukul 10.00 WIB berangsur membubarkan diri pukul 14.00 WIB.

Penulis: Aminatus Sofya
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved