Pemkab Tulungagung Berharap Awal Oktober Blokir Pupuk Bersubsidi di Tanggunggunung Sudah Dicabut

Pemkab Tulungagung menargetkan, blokir pupuk bersubsidi untuk Kecamatan Tanggunggunung akan dibuka pada awal Oktober 2019.

Pemkab Tulungagung Berharap Awal Oktober Blokir Pupuk Bersubsidi di Tanggunggunung Sudah Dicabut
SURYA/DAVID YOHANES
Petani Tanggunggunung Tulungagung tengah menjemur jagung hasil panen, 2019. 

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Pemkab Tulungagung menargetkan, blokir pupuk bersubsidi untuk Kecamatan Tanggunggunung akan dibuka pada awal Oktober 2019.

Dengan demikian pupuk bersubsidi sudah bisa kembali disalurkan ke petani pada pertengahan Oktober 2019.

Berdasar prediksi BMKG, hujan mulai turun pada awal November 2019.

Sehingga masih ada waktu sekitar dua minggu, petani sudah bisa mengakses pupuk itu.

"Yang penting ada kepastian untuk petani. Begitu turun hujan, petani mulai menanam dan pupuk sudah ada," ujar Plt Asisten II Pemkab Tulungagung, Tatang Suhartono kepada Tribunjatim.com, Senin (23/9/2019).

Tatang mengatakan, pihaknya masih berupaya melakukan verifikasi seperti yang diminta oleh Kementerian Pertanian.

Diharapkan proses verifikasi selesai tiga hari ke depan, hingga bisa diserahkan ke Kementan akhir September nanti.

"Syarat dari Kementan agar blokir ini dibuka, harus ada verifikasi dari BPN. Tapi karena bukan Tupoksi BPN untuk menyatakan tanaman di atas lahan, makanya verifikasi melibatkan tim," terasng Tatang kepada Tribunjatim.com.

Kantor Pertanahan Akhirnya Sepakat Melakukan Verifikasi Lahan, Untuk Membuka Blokir Pupuk Bersubsidi

Viral Surat Izin Siswa MI di Jombang Tak Masuk Sekolah demi Nonton Karnaval, Ini Faktanya

Persebaya Vs Bali United, Bejo Sugiantoro Berharap Skuatnya Tak Terbuai Catatan Masa Lalu

Tatang menegaskan, pupuk bersubsidi adalah hak para petani yang menanam tanaman pangan mapun perkebunan.

Setiap petani hanya berhak menerima pupuk bersubsidi, untuk lahan maksimal seluas 2 hektar.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved