Kantor Pertanahan Akhirnya Sepakat Melakukan Verifikasi Lahan, Untuk Membuka Blokir Pupuk Bersubsidi

Pemkab Tulungagung mengundang Perhutani dan Kantor Pertanahan Tulungagung, untuk membahas upaya membuka blokir pupuk bersubsidi di Kecamatan Tanggung

Kantor Pertanahan Akhirnya Sepakat Melakukan Verifikasi Lahan, Untuk Membuka Blokir Pupuk Bersubsidi
TribunJatim/Hanif manshuri
Serta Soleh mengecek pendistribusian pupuk bersubsidi, Selasa (7/3/2017) 

 TRIBUNAJTIM.COM, TULUNGAGUNG - Pemkab Tulungagung mengundang Perhutani dan Kantor Pertanahan Tulungagung, untuk membahas upaya membuka blokir pupuk bersubsidi di Kecamatan Tanggunggunung, Senin (23/9/2019).

Hasil pembahasan para pihak ini memutuskan, nantinya verifikasi akan melibatkan Kantor Pertanahan, Perhutani, dan Dinas Pertanian Tulungagung.

Inti dari verifikasi ini untuk memastikan kepemilikan lahan Perhutani, yang memanfaatkan lahan itu dan berapa luas lahan yang dimanfaatkan.

"Yang pasti semua (petani) sudah mengakui bahwa lahan itu milik Perhutani," ujar Kepala Kantor Pertanahan Tulungagung, Eko Jauhari kepada Tribunjatim.com

Lanjutnya, verifikasi awal ini akan menggunakan data dari Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH).

Di dalamnya ada nama petani, NIK, dan luas lahan yang dikuasai.

Pupuk Bersubsidi Diblokir di Tanggunggunung Tulungagung, Diduga Bersumber Data LP2B Pada 2018

Pemuda Gresik Jadi Operator Narkoba, Bisa Pesan Sabu dari Lapas Dikirim Paket, Omzet 80 Juta Sebulan

Dituding Bikin Kreditur KUR Fiktif, Mantan Anggota DPRD Jombang Jadi Tahanan

Selain itu data yang diajukan untuk memastikan jenis tanaman pemanfaatan yang ditanam para petani.

"Apakah memang ditanami jagung, atau ditanami tanaman lainnya," sambung Eko Jauhari kepada Tribunjatim.com.

Setiap petani nantinya juga wajib membuat surat pernyataan terkait pemanfaatan lahan Perhutani, serta jenis tanaman yang ditanam.

Eko mengingatkan, setiap petani juga harus jujur mengungkapkan luas lahan yang dikuasai.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved