Polres Kabupaten Mojokerto Ringkus Komplotan Spesialis Pencurian Gudang, Dua Pelaku Ditembak

Polres Kabupaten Mojokerto, berhasil menangkap 3 tersangka pencurian dengan pemberatan di Jalan Raya Pasar Balongpanggang, Kabupaten Gresik

Polres Kabupaten Mojokerto Ringkus Komplotan Spesialis Pencurian Gudang, Dua Pelaku Ditembak
Febrianto/Tribunjatim
Ketiga komplotan tersangka perusakan dan pencurian gudang lintas Kabupaten Se Jawa Timur saat berlangsungnya pres rilis, Senin (23/9/2019) 

 TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Jajaran Anggota Satreskrim Polres Kabupaten Mojokerto, berhasil menangkap 3 tersangka pencurian dengan pemberatan di Jalan Raya Pasar Balongpanggang, Kabupaten Gresik, Senin (2/9/2019) pukul 03.00 Wib.

Ketiga pelaku terdiri dari Agus Hariyanto alias Bin (49), Warga Desa Katemas, Kecamatan Kudu, Kabupaten Jombang, Muhammad Toheri alias Heri (44), Warga Dusun Krampon Tengah, Desa Krampon, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang, dan Harso (37), Warga Dusun Banyuasin, Desa Kromong, Kecamatan Ngusikan, Kabupaten Jombang.

Saat dibawa masuk ke dalam aula Polres Kabupaten Mojokerto, dua tersangka diantaranya berjalan tertatih sambil memegang pundak rekannya, lantaran mendapatkan timah panas usai melakukan perlawanan terhadap petugas.

Kapolres Kabupaten Mojokerto, AKBP Setyo Koes Heriyatno, menjelaskan, ketiga pelaku melancarkan aksinya sebanyak 18 Tempat Kejadian Perkara dari 7 kabupaten Di Jawa Timur. Mulai Kabupaten Mojokerto hingga Kabupaten Tuban.

"Di Mojokerto sendiri ada 10 TKP. Sasarannya gudang, brankas, tempat penyimpanan logistik. Salah satunya adalah gudang milik swalayan ternama di Kabupaten Mojokerto. Yang diambil oleh tersangka adalah barang barang yang mudah dijual. Seperti rokok," jelasnya dalam memberikan keterangan press rilis, Senin (23/9/2019).

Persebaya Vs Bali United, Bejo Sugiantoro Berharap Skuatnya Tak Terbuai Catatan Masa Lalu

Pemuda Gresik Jadi Operator Narkoba, Bisa Pesan Sabu dari Lapas Dikirim Paket, Omzet 80 Juta Sebulan

Ririn dan Bayinya Dikubur Dalam Satu Liang Lahat di Kampung Halamannya Kediri

AKBP Setyo Koes Heriyatno menambahkan, tersangka melakukan aksinya dengan cara merusak tembok dengan menggunakan linggis untuk masuk ke dalam tempat penyimpanan logistik.

"Para tersangka secara bersama sama tanpa izin menjebol tembok gudang. Selanjutnya tersangka bersama sama masuk ke dalam ruangan lewat lubang yang mereka buat. Kemudian mereka mengambil uang di dalamnya serta barang barang yang mudah dijual. Setelah berhasil, tersangka keluar melalui lubang tersebut," terangnya kepada Tribunjatim.com.

Dari tangan tersangka polisi menyita satu unit motor matik, satu set linggis, dua buah obeng, satu buah tang, satu buah gergaji besi, satu buah kikir, satu buah tas ransel warna coklat, satu pasang sarung tangan dan dua buah telepon genggam milik pelaku.

Guna pertanggungjawaban, ketiga tersangka dijerat pasal 363 ayat 1 ke 3 dan 5 KUHP tentang tindak pencurian dan pemberatan dengan pidana penjara paling lama 9 tahun.(Febrianto/Tribunjatim.com)

Penulis: Febrianto Ramadani
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved