Bawa Clurit, Pria di Malang Ancam Korban Agar Serahkan Tas Berisi Emas dan Ponsel, Berakhir di Bui

Berbekal senjata tajam jenis celurit, Surasman, warga Desa Kidal, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, nekat berbuat kriminal.

Bawa Clurit, Pria di Malang Ancam Korban Agar Serahkan Tas Berisi Emas dan Ponsel, Berakhir di Bui
Ilustrasi - Bawa Clurit, Pria di Malang Ancam Korban Agar Serahkan Tas Berisi Emas dan Ponsel, Berakhuir di Bui 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Berbekal senjata tajam jenis celurit, Surasman, warga Desa Kidal, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, nekat berbuat kriminal. Pria berusia 35 tahun menggasak tas berisi barang berharga di jalanan sepi.

"Pelaku merampas tas milik Atiasih (37) warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang," ujar Kasubag Humas Polres Malang, AKP Ainun Djariyah ketika dikonfirmasi, Minggu (29/9/2019).

Ainun menambahkan, kejadian tersebut terjadi pada 10 Desember 2018 lalu di Jalan Raya Dusun Luring, Desa Sukopuro, Kecamatan Jabung. Usai jadi buron selama hampir satu tahun, pelaku diringkus Unit Reskrim Polsek Jabung pada Jumat (27/9/2019).

"Surasman ditangkap di terminal Arjosari Kota Malang diduga hendak kabur dari Malang. Pelaku tidak melakukan perlawanan dan mengakui semua perbuatan yang dilakukan," ungkap Ainun.

Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf Masih di ICU RSSA Malang, Steril dari Tamu

Deretan Wisudawan Terbaik ITN Malang, Ada yang Rancang Sistem Akta Cerai Anti Konflik

Penangkapan Surasman adalah hasil pengembangan seusai polisi sebelumnya menangkap Supardi warga Desa Kidal, Kecamatan Tumpang. Keduanya bahu membahu melakukan aksi pencurian di jalanan sepi.

"Tersangka Surasman saat itu berhasil kabur. Pelaku Supardi sudah menjalani proses persidangan pada bulan Maret 2019 lalu," tutur mantan Kasat Binmas Polres Malang ini.

Kepada petugas, Surasman mengaku sudah melakukan aksi pencurian sebanyak tiga kali. Semuanya dilakukan di area Kecamatan Jabung. Aksinya dilakukan medio tanggal 3 Mei 2017 dan tanggal 7 Juni 2017 terakhir pada Desember 2018.

Modus operandi yang dilakukan tersangka adalah menyisir lokasi jalanan yang terpantau dalam kondisi sepi.

Setelah berhasil mendapat incaran, Surasman dan rekannya kemudian memepet korbannya. Kemudian pelaku mengancam korban dengan clurit agar menyerahkan tas miliknya. Jika tak menyerahkan, korban diancam akan dibunuh.

"Korban takut dan kemudian menyerahkan 1 kalung emas 2,9 Gram, 2 gelang emas 6 gram, 2 cincin emas 2,5 Gram dan dua unit Samsung Galaxy J 2 Prime. Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian kurang lebih Rp 5 juta. Selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Jabung," jelas Ainun.

Atas penangkapan tersebut, petugas mengamankan dua unit handphone Samsung Galaxy J 2 Prime, satu senjata tajam clurit dan nota bukti penjualan emas.

"Akibat perbuatannya, pelaku dijerat pasal 365 KUHP. Kini petugas terus melakukan pengembangan," kata Ainun. 

Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved