Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Jusuf Kalla Bakal Hadir Melantik Pengurus Dewan Masjid Indonesia

Dewan Masjid Indonesia (DMI) akan melantik pengurus Pimpinan Wilayah (PW) DMI 2019-2024 di gedung Islamic Center Surabaya, Kamis (3/10/2019).

Penulis: Aqwamit Torik | Editor: Anugrah Fitra Nurani
Istimewa
Dewan Masjid Indonesia (DMI) bersama wakil presiden RI, Jusuf Kalla 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aqwamit Torik

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Dewan Masjid Indonesia (DMI) akan melantik pengurus Pimpinan Wilayah (PW) DMI 2019-2024 di gedung Islamic Center Surabaya, Kamis (3/10/2019).

Pada acara tersebut Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla dinyatakan akan hadir untuk melantik.

Ketua panitia, KH Zahrul Azhar Asad atau yang akrab disapa Gus Hans mengungkapkan Jusuf Kalla sudah mengkonfirmasi akan hadir.

Pihaknya berharap para menteri di kabinet kerja pengurus DMI juga bisa hadir.

(Jusuf Kalla 2 Kali Jadi Wakil Presiden, Ungkap Blak-blakan Pengorbanannya, Kerja dengan Ikhlas)

Selain itu, Kiai Gondrong asal Jogja, KH Ahmad Muwafiq alias Gus Muwafiq dan juga Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa juga dijadwalkan akan hadir.

"Momen itu sekaligus digunakan sebagai penyerahan secara simbolisi program gubernur, dalam rangka memberikan kesejahteraan kepada sekitar 11 ribu imam masjid di Jatim," ujar Gus Hans.

Berdasarkan rilis yang diterima oleh TribunJatim.com, pengurus DMI Jatim masa bakti 2019-2024 diketuai KH M Roziqi.

Di jajaran wakil ketua terdapat sejumlah tokoh, mulai kalangan pesantren, mantan pejabat, hingga berlatar belakang pengusaha.

Selain Gus Hans, ada nama Masnuh, Arum Sabil, Sudjak dan Hadi Santoso.

Gus Hans menjelaskan tema dalam pelantikan besok adalah Masjid Makmur, Indonesia Unggul.

(Lomba 17 Agustus Ala Kabinet Jokowi, Intip Gaya Jan Ethes Makan Kerupuk & Jusuf Kalla Bawa Kelereng)

"Ketika masjidnya makmur, otomatis isinya juga makmur. Ketika orang-orang yang ahli masjid itu makmur, maka insyaallah Indonesia akan menjadi negara yang unggul," ujarnya.

Dari pemahaman itu, tandas Gus Hans, maka masjid juga harus makmur dalam kegiatan, serta bisa memakmurkan orang-orang yang aktif di dalam masjid.

"Nah, kehadiran pengusaha, santri dan sebagainya dalam komposisi kepengurusan ini, kita harapakan bisa nge-grab dengan hal-hal seperti itu. Jadi konekting ke pemberdayaan masjid, dan sebagainya," jelasnya.

(Respons Jusuf Kalla Soal Pemindahan Ibu Kota Baru ke Pulau Kalimantan Perlu Banyak Pertimbangan)

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved