Pilih Kepentingan Rakyat atau Partai? Hillary: Jika Bukan Penyambung Lidah Rakyat Buat Apa di Situ?

Hillary Brigitta Lasut disuru Masinton Pasaribu memilih kepenringan rakyat atau Partai, 'kalau bukan penyambung lidah rakyat buat apa kita di situ?

Dokumentasi Pribadi/ Hillary Brigitta Lasut
Hillary Brigitta Lasut, anggota DPR RI periode 2019-2024 dari Partai Nasdem 

Masinton Pasaribu menjelaskan bahwa idealisme harus sesuai dengan realita. Jika realita dan keadaan tidak sesuai dengan idealisme diri, maka dari itu harus mengikuti idealisme diri.

"Harus menyesuaikan. Umpama idealisme itu kan harus nyambung dengan realita. Maka, kita harus berada dalam realita. Sehingga kita harus menyesuaikan. Tapi jangan sampai larut dalam realita yang juga dalam lingkup kita. Kita lihat kenyataannya 'wah nggak cocok dengan nilai yang kita anut'," kata Masinton Pasaribu.

Dilantik Jadi Anggota DPR, Mulan Jameela Pakai Baju Bodo Karya Desainer Ternama: Doakan Saya Amanah

Gaya Seksi Vanessa Angel Pakai Bikini Dihujat, Geram dan Tantang Netizen, Coba Masuk Penjara, Yuk!

Bangga Nikahi 6 Wanita Bule dari 6 Negara, Vicky Prasetyo: Jangan Pernah Remehkan Mimpi Anak Kampung

Hillary Brigitta Lasut membeberkan alasan mengapa ia ingin berada di Komisi III DPR.

Siapa sangka, seorang Hillary Brigitta Lasut adalah lulusan S3 Sarjana Hukum.

Dan itulah yang mebuat ia tertarik masuk di Komisi II DPR.

"Yang pertama, passion (gairah) dan backgorund (latar belakang) aku secara pendidikan baik S1, S2 dan S3 itu semua hukum.

"Masinton Pasaribu adalah sosok yang sangat dikagumi anak-anak muda yah karena terkesan idealis dan paling bersuara di Komisi III DPR," kata Hillary Brigitta Lasut.

"Masinton Pasaribu juga salah satu pencetus yang paling aktif berkoar soal RUU KUHP dan RUU KPK. Tapi mas sekarang masalah itu kan jadi polemik nih.

Sepertinya masyarakat menyatakan Komisi III DPR ini kok membahas RUU tidak sesuai dengan harapan masyarakat.

Mau menghilangkan kolonialisme tetapi justru lebih kolonial dari yang sebelumnya. Setahuku hal-hal itu seharusnya dibahas dulu pasal per pasal. Apakah itu kelewatan Mas?," tanya Hillary Brigitta Lasut.

Halaman
1234
Penulis: Elma Gloria Stevani
Editor: Januar AS
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved