Meriahkan Hari Santri Nasional, Garda Santri dan Garda Bangsa di Gresik Gelar Lomba Vlog

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Gresik menggelar lomba vlog Hari Santri Nasional (HSN) 2019.

Meriahkan Hari Santri Nasional, Garda Santri dan Garda Bangsa di Gresik Gelar Lomba Vlog
sugiyono/surya
Ketua DPRD Gresik sekaligus Ketua Garda Santri Kabupaten Gresik Fandi Akhmad Yani (Berkopiah) bersama pengurus Garda Bangsa menunjukkan layar ponsel berisi poster lomba vlog HSN, Kamis (3/10/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK – Untuk mengenang perjuangan para Pahlwan Islam khususnya para Kiai,  kini  Garda Bangsa dan Garda Santri DPC serta Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Gresik menggelar lomba vlog Hari Santri Nasional (HSN) 2019.

Ketua Garda Santri Kabupaten Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, kegiatan memeriahkan HSN yang sudah ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo pada 22 Oktober 2015. Sehingga merupakan hari yang membanggakan bagi santri.

Oleh karena itu, para santri melinial diera perkembangan teknologi 4.0 perlu menyiarkan perjuangan para kiai melalui vlog HSN.

“Bangsa Indonesia sehingga harus menghargai perjuangan para kiai, sehingga HSN ini harus dimeriahkan,” kata Gus Yani yang juga ketua DPRD Gresik, Kamis (3/10/2019).

Daftar Harta Kekayaan Bambang Soesatyo, Ketua MPR RI Baru, Tercatat Punya 11 Koleksi Mobil Mewah

Jadwal UNBK SMK Tahun Ajaran 2019/2020 Lebih Awal 9 Hari Dibanding 2018, Ujian Dimulai 16 Maret 

Big Bad Wolf 2019 Surabaya Dibuka, Jaya Ritel Indonesia Optimis Bisa Gaet Milenial Baca Buku

Menurut Gus Yani, kedepan para santri akan menjadi generasi penerus kiai sehingga harus terus berkreasi dengan perkembangan teknologi dan tetap menjaga tata karma.

“Dengan tetap menjaga budaya dan tradisi, maka para santri masa kini akan bisa sukses dan maju,” imbuh Gus Yani kepada Tribunjatim.com.

Sementara, Ketua Garda Bangsa DPC PKB Kabupaten Gresik Sholahuddin Al Ayyubi mengatakan bahwa untuk pelaksanaan lomba vlog HSN 2019 ini diikuti para santri dan pemuda melinial. Durasi video satu menit.

“Video tidak boleh mengandung isu sara, pornografi dan radikalisme. Dan untuk info lebih lanujut dapat melihat di gardabangsa_gresik dan dpcpkbgresik,” kata Sholahuddin yang juga pengurus GP Ansor Kabupaten Gresik. (Sugiyono/Tribunjatim.com)

Penulis: Sugiyono
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved