Kilas Balik

Momen Kopassus Bekuk Xanana Gusmao, Serangan Kilat Tim Pemburu Bikin Pemimpin Timor Timur Ketakutan

Komando Pasukan Khusus (Kopassus) selalu mendapat misi-misi dengan tingkat kesulitan sangat tinggi sebagai pasukan berkualifikasi khusus.

Penulis: Ani Susanti | Editor: Dwi Prastika
KARTONO RYADI - Kompas.com
Ilustrasi - Momen Kopassus Bekuk Xanana Gusmao, Serangan Kilat Tim Pemburu Bikin Pemimpin Timor Timur Ketakutan 

Tim penyergap segera menyebar mengepung rumah persembunyian Xanana Gusmao.

Terjawab Tujuan Soeharto Selalu Cari Anggota Kopassus Berkaki Satu, Bertempur Habis-habisan di Papua

Pukul 06.00 WIT tim mulai masuk ke rumah, serangan kilat ini tentunya amat mengagetkan.

Penghuni rumah dibangunkan dan diamankan, dengan amat senyap para personel Kopassus itu stelling siaga menghadapi kemungkinan terburuk.

Ketika memasuki kamar yang ditempati Xanana Gusmao, tim melihat sasaran tak ada di sana.

Tapi itu malah pertanda baik lantaran menurut briefing Xanana Gusmao bersembunyi di lubang bawah tanah.

Tim lantas mengobok-obok tumpukan pakaian di bawah lemari dan mendapati adanya papan penutup lubang.

Bingo! setelah dibuka tim langsung menodongkan senapan SS1 mereka kedalam lubang.

"Xanana jangan bergerak!" teriak anggota tim.

Kisah Penguburan Satu Mayat Pasukan SAS Akibat Dilibas Kopassus, Padahal Senjatanya Kurang Canggih

Kemudian dari dalam lubang munculah seseorang berwajah klimis tanpa baju dan hanya mengenakan celana pendek sembari pasang wajah ketakutan.

Setelah ia diborgol, tim segera mengecek ciri-ciri yang bersangkutan ada tato kepalan tangan di lengan kiri yang menjadi bukti jika ia Xanana Gusmao.

Perburuan TNI atas Xanana Gusmao sendiri sudah berlangsung 17 tahun saat itu.

Keberhasilan penangkapan ini juga mendapat apresiasi dari Presiden Soeharto. (Seto Aji)

Artikel ini pernah tayang di Sosok.ID.

Sumber: Grid.ID
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved