392 Bencana Landa Jatim Dalam Setahun, Pemprov Ingin Pasang Early Warning System Berbasis IoT

Data kajian risiko bencana Jatim 2016-2020 mencatat sebanyak 392 bencana terjadi di Jawa Timur Sepanjang tahun 2018

392 Bencana Landa Jatim Dalam Setahun, Pemprov Ingin Pasang Early Warning System Berbasis IoT
TRIBUNJATIM.COM/SOFYAN ARIF CANDRA SAKTI
Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nur Ika Anisa

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Sepanjang tahun 2018, Jawa Timur banyak dilanda bencana mulai dari gempa, banjir hingga kekeringan.

Dari data kajian risiko bencana Jatim 2016-2020, tercatat sebanyak 392 bencana terjadi di Jawa Timur.

Berbagai kejadian bencana di antaranya, banjir, banjir bandang, gempa bumi, kekeringan dan kebakaran hutan.

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengungkapkan pihak ingin memiliki rangkaian sistem untuk memberitahukan peringatan bencana.

(Dalam Sepekan, BPBD Sebut Ada 16 Titik Kebakaran di Jawa Timur, Pemprov Berharap Segera Turun Hujan)

Sehingga dapat memberikan antisipasi sedini mungkin kepada masyarakat.

"Kami punya program desa tangguh bencana, nantinya early warning system," kata Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak di Unair, Selasa (8/10/2019).

Pihaknya juga mengharapkan ada pendekatan lintas sektoral terkait peringatan dini bencana di tiap-tiap wilayah di Jawa Timur.

"Percuma punya EWS tapi ga nyala jadi kami perlu IoT. Tidak apa-apa bayar mahal dikit tapi punya self monitoring meccanism," tutup dia.

(BPBD Lamongan Klarifikasi Penampakan Buaya di Bengawan Solo, Jangan Didekati)

Penulis: Nur Ika Anisa
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved