Kampus di Surabaya

Seminarkan Antisipasi Bencana, Rektor Unair: Kalau Tidak Dikelola Kerugian Sangat Besar

Universitas Airlangga Surabaya menggelar seminar antisipasi bancana, sebagai langkah memberikan pemahaman penanggulangan hingga menekan kerugian

Seminarkan Antisipasi Bencana, Rektor Unair: Kalau Tidak Dikelola Kerugian Sangat Besar
SURYA/DAVID YOHANES
Kebakaran di hutan wilayah Kecamatan Gondang. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nur Ika Anisa

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Universitas Airlangga Surabaya menggelar seminar antisipasi bancana, sebagai langkah memberikan pemahaman penanggulangan hingga menekan kerugian pada masyarakat.

Rektor Unair Prof Mohammad Nasih menilai potensi kerugian dari sebuah bencana sungguh luar biasa.

Melalui seminar bertajuk Antisipasi dan Penanganan Bencana ini lah, pihaknya memberikan ruang pemahaman dan penanganan bencana.

"Ini dalam rangka memahami dan mengantisipsi sehingga kerugian sangat minim agar kerugian diminimalisir," kata Prof Mohammad Nasih di Unair kampus C, Selasa (8/10/2019).

(Dalam Sepekan, BPBD Sebut Ada 16 Titik Kebakaran di Jawa Timur, Pemprov Berharap Segera Turun Hujan)

Seminar tersebut juga dihadiri Wakil Gubernur Jatim Emil Dardak, dosen ITS Dr Ir Amien Widodo dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) 2008-2015 Prof Dr Syamsul Ma'arif.

Mohammad Nasih berharap melalui Prodi Management Bencana, Unair dapat memberikan sumbangsih dalam mengelola bencana dari segi penanggulangan maupun kerugian yang menjadi dampak untuk masyarakat.

"Kalau tidak dikelola kerugian bisa sangat besar. Tentu akan sangat baik kalau kita bisa memanfaatkan ini sebagai bagian kontribusi Airlangga untuk masyakat Jawa Timur," ucap Mohammad Nasih

"Kami ingin dengan prodi itu, kita bisa menyulap bencana menjadi nikmat. Insyallah. Upaya kita semua," papar Nasih.

Sebab, tak dipungkirinya bencana dapat terjadi kapan saja seperti tsunami, gempa bumi, letusan gunung berapi, maupun banjir dan kekeringan yang terjadi di beberapa wilayah Indonesia.

"Value utamanya mengembangkan diri berkontribusi masyarakat, bangsa dan negara dengan menghasilkan lulusan yang hebat," tutupnya.

(Sembilan Desa di Tulungagung Terdampak Kekeringan, BPBD Kirim Air Bersih Setiap Hari)

Penulis: Nur Ika Anisa
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved