Kisah Kakek dari Lamongan Keliling 5 Kota di Jawa Beri Pedang Bambu, Hasil Wangsit Bawa Pesan Damai

Kisah Kakek dari Lamongan Keliling 5 Kota di Jawa Beri Pedang Bambu, Hasil Wangsit Bawa Pesan Damai.

Kisah Kakek dari Lamongan Keliling 5 Kota di Jawa Beri Pedang Bambu, Hasil Wangsit Bawa Pesan Damai
SURYA/HANIF MANSHURI
Motor roda tiga yang dimodifikasi Irianto yang siap keliling di lima kabupaten untuk kempanyekan pesan damai, Rabu (9/19/2019) 

Kisah Kakek dari Lamongan Keliling 5 Kota di Jawa Beri Pedang Bambu, Hasil Wangsit Bawa Pesan Damai

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Beragam cara dilakukan untuk menyampaikan pesan damai. Cara - cara strategis banyak ditempuh.

Setidaknya itu dilakukan Irianto (59) warga Desa Kandangan, Kecamatan Kedungpring Lamongan yang akan berkeliling ke 5 kota di Jawa menggunakan motor roda tiga.

"Ya untuk menyebarluaskan pesan damai aja," kata Irianto, Rabu (9/10/2019).

Dibanjiri Warga Lamongan, Lokasi Penampakan Buaya Dipasang Rambu Peringatan

Pasrahnya Muda Mudi Dirazia Satpol PP Lamongan Tak Ada Surat Nikah, Ngaku Berhubungan Berkali-kali

Geger Warga Lamongan Temukan Bayi Perempuan Berselimut di Gubuk Sawah, Emak-emak Siap Adopsi si Bayi

Irianto mengaku memulai perjalanan ke 5 kota di Jawa selama 7 hari untuk membawa pesan damai dengan menumpang menggunakan motor roda tiga yang dimodifikasi.

Lima kota yang menjadi tujuan diantaranya, Jombang, Bojonegoro, Cirebon, Tuban dan terakhir adalah Lamongan.

Apa yang dilakukannya, semata untuk menyampaikan pesan moral perdamaian. Irianto bulan sekali ini saja, namun sejatinya cara serupa sudah ketiga kalinya.

"Sebelumnya saya hanya memakai sepeda motor. Bukan roda tiga," kata Irianto.

Apa saja yang dipersiapkan ?

Irianto mengaku sudah mengantongi ijin dari sejumlah pihak diantaranya ijin dari desa dan juga petugas kepolisian serta surat keterangan sehat dari Puskesmas.

Di setiap kota yang disinggahi, Irianto akan datang ke Kapolres maupun Kapolsek dan menyerahkan sebuah pedang dari bambu runcing sebagai penanda bahwa dahulu rakyat Indonesia melawan penjajah menggunakan senjata ini.

Alasan hanya tujuan lima kota, menurut Irianto bukan tanpa dasar tapi dari wangsit.,"Petunjuk ini saya dapatkan dari wangsit," katanya.

Motor roda tiga yang kengendarai Irianto juga sudah ia percantik. Ada beragam aksesoris yang ditempel di motor roda tiga itu, mulai dari foto proklamator Bung Karno, Foto presiden kedua Soeharto dan juga foto mahapatih Gajahmada.

Selama perjalanan, Irianto membawa bekal baju dan uang secukupnya untuk keperluan selama perjalanan selama 7 hari.

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved