Fenomena Hari Tanpa Bayangan di Kota Malang Akan Terjadi pada 14 Oktober 2019 Pukul 11:15 WIB

BMKG Karangploso, Malang memperkirakan Hari Tanpa Bayangan akan terjadi di Kota Malang pada tanggal 14 Oktober 2019 tepatnya pukul 11:15 WIB.

Fenomena Hari Tanpa Bayangan di Kota Malang Akan Terjadi pada 14 Oktober 2019 Pukul 11:15 WIB
Istimewa
Jadwal hari tanpa bayangan di wilayah pulau Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara. 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - BMKG Karangploso, Malang memperkirakan hari tanpa bayangan akan terjadi di Kota Malang pada tanggal 14 Oktober 2019 tepatnya pukul 11:15 WIB.

Fenomena hari tanpa bayangan atau kulminasi ini merupakan fenomena alam yang kini sedang hangat diperbincangkan di media sosial.

Dikarenakan, fenomena ini melanda di hampir seluruh kota/kabupaten di Indonesia.

Di mana pada saat terjadinya kulminasi, bayangan kita tidak akan terlihat.

Jatim Akan Alami Hari Tanpa Bayangan Selama Lima Hari, Berikut Daftar Wilayahnya, Pertama Sumenep

Kepala BMKG Karangploso, Aminudin Al Roniri menjelaskan, kulminasi merupakan fenomena di mana matahari tepat berada di posisi paling tinggi di langit.

Pada saat itu, Matahari akan tepat berada di atas kepala atau di titik zenit.

Akibatnya, bayangan benda tegak akan tidak terlihat atau menghilang karena bertumpuk dengan benda itu sendiri.

"Ini terjadi karena gerak semu harian. Di mana bidang ekuator Bumi tidak tepat berimpit dengan bidang ekliptika Bumi, sehingga posisi Matahari dari Bumi akan terlihat berubah terus sepanjang tahun," ucapnya.

Menanti Momen Hari Tanpa Bayangan 12 Oktober di Surabaya, Cuma Dua Menit, Ini Jamnya

Sementara itu, berdasarkan rilis dari BMKG menyebutkan, jika di wilayah Jawa Timur Hari Tanpa Bayangan akan terjadi mulai dari tanggal 12 Oktober hingga 15 Oktober 2019.

Untuk di Kota Malang, kulminasi akan terjadi di titik koordinat 7 58 56.64 Lintang Selatan dan 112 37 46.99 Bujur Timur.

Analis Bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang, Mahfuzi menyampaikan, bahwa fenomena kulminasi ini tidak memiliki dampak secara signifikan terhadap bencana ataupun perubahan cuaca.

Hanya saja, pada saat terjadi kulminasi termperatur udara sedikit naik, dan juga berdampak pada meningkatnya penguapan air.

"Dampakanya tidak terlalu signifikan. Hanya ada fenomena unik di mana nanti bayangan kita akan hilang, itu pun juga berlangsung hanya beberapa saat saja, tepatnya pada siang hari," tandasnya.

Penulis: Rifki Edgar
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved