Breaking News:

Munculnya Titik Api Baru, BPBD Jatim Gunakan Water Bombing untuk Padamkan Kebakaran Gunung Arjuno

BPBD Jatim berupaya untuk memadamkan api yang membakar kawasan Gunung Arjuno dan Welirang menggunakan Water Bombing.

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti | Editor: Melia Luthfi Husnika
ISTIMEWA
Petugas BPBD Kota Batu sedang melakukan upaya pemadaman lahan yang terbakar di kawasan Gunung Arjuno beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim berupaya untuk memadamkan api yang membakar kawasan Gunung Arjuno dan Welirang menggunakan Water Bombing.

Upaya pemadaman dengan Water Bombing menjadi upaya terakhir untuk memadamkan api yang sudah membakar hutan seluas lebih kurang 300 hektar.

Kasi Kedaruratan BPBD Jatim, Satriyo Nur Seno, mengungkapkan sekali terbang helikopter bisa mengangkut 10 ribu liter air yang dapat digunakan untuk memadamkan api.

"Pemadaman dengan Water Bombing ini sangat efektif karena medan yang cukup berat bisa dijangkau," ucap Satriyo, Selasa (15/10/2019).

Hari Ini Helikopter untuk Waterbombing Kebakaran Gunung Arjuno Welirang Didatangkan ke Jatim

Petugas Gabungan di Kabupaten Malang Berupaya Padamkan Api yang Lahap 75 Hektar Hutan Gunung Arjuno

Satriyo melanjutkan, dari data BPBD Jatim, ada tiga hingga empat titik api baru di puncak Gunung Arjuno.

Dengan menggunakan Water Bombing, pemadaman pada titik api yang berada di kawasan puncak akan lebih mudah terjangkau.

Untuk mema memastikan api yang membakar kawasan gunung Arjuno benar-benar padam, Water Bombing ini akan dilaksanakan beberapa kali.

Sementara itu Satriyo belum bisa memastikan penyebab kebakaran tersebut apa karena cuaca atau ada oknum yang membakar kawasan hutan di Gunung Arjuno.

"Karena yang akan menyelidiki ini dari kepolisian," katanya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved