Lipsus Persebaya

News Analysis Eko Darmoko, Jurnalis Surya : Berisik di Tribun, Panas di Lapangan

Persib Bandung dan Persebaya Surabaya, dua klub legendaris di Nusantara ini bakal bersua pada lanjutan Liga 1 2019 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gi

News Analysis  Eko Darmoko, Jurnalis Surya   : Berisik di Tribun, Panas di Lapangan
TRIBUNJATIM.COM/NDARU WIJAYANTO
Bonek mendapat sambutan hangat dari Viking dan Bobotoh di Stasiun Tasikmalaya, Selasa (5/3/2019) sekitar pukul 20.00 WIB. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Persib Bandung dan Persebaya Surabaya, dua klub legendaris di Nusantara ini bakal bersua pada lanjutan Liga 1 2019 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Jumat (18/10).

Menatap laga ini, Maung Bandung yang berpredikat sebagai tuan rumah, sedang dihantam sejumlah prahara. Salah satunya menggelar laga kandang di tanah rantau.

Tentunya menjadi sebuah kerugian bagi pasukan Robert Rene Alberts kala menjamu klub sebesar Persebaya Surabaya di lokasi yang bukan kandang Maung Bandung. Apalagi, Persib Bandung memiliki kenangan buruk kala dipecundangi Bajul Ijo 1-4 di Bali pada Liga 1 musim 2018 silam.

Dua tahun belakangan ini, Supardi Nasir Cs juga mencatatkan hasil buruk kala menghadapi raksasa sepak bola dari Jawa Timur. Dari empat pertemuan terakhir sejak 2018, Persib menelan tiga kekalahan, sisanya Persib memenangi satu laga.

Zonder izin dari kepolisian-lah yang membuat Persib harus rela merogoh kocek lebih dalam untuk pergi ke Pulau Bali demi menjamu Persebaya. Meskipun laga ini boleh dihadiri penonton, namun aura kandang akan terasa berkurang bagi Maung Bandung.

BREAKING NEWS - Ratusan Siswa dan Siswi di Mojokerto Gelar Salat Mohon Hujan di Padang Gersang

Terdampak Debu Batu Bara, Warga Gresik Kompak Kembalikan Uang Pemberian PT GJT

Pemain Persebaya Buru Kemenangan Pakai Cara Beda

Masih segar dalam ingatan, ketika Persib dibantai Persebaya 1-4 di tempat yang sama, tahun lalu, laga berjalan tanpa penonton. Nyanyian Bonek, suporter Persebaya, dari luar stadion menjalar masuk ke dalam stadion, inilah yang membuat Bajul Ijo yang kala itu diarsiteki Djadjang Nurdjaman, bermain kesetanan. Hasilnya, Bajul Ijo membuat rontok taring-taring Maung Bandung.

Di laga mendatang, suporter kedua klub, Bobotoh-Viking dan Bonek, tak perlu repot-repot mendukung di luar stadion, sebab mereka diperbolehkan masuk stadion. Suasana tribun Stadion Kapten I Wayan Dipta dipastikan bakal berisik nyanyian kedua kubu suporter. Menariknya, dua kubu suporter ini memiliki hubungan harmonis. Tapi ini soal pertandingan, harus ada yang mengalahkan dan dikalahkan. Tentunya, suasana lapangan akan panas; Persib dan Persebaya bakal saling terkam demi mendulang poin.

Menegok hasil putaran pertama Liga 1 2019, Persib dihajar Persebaya 0-4 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, 5 Juli silam. Saat itu, Persebaya masih dilatih Djanur yang notabene adalah mantan juru racik Persib. Empat gol Persebaya kala itu dicetak Amido Balde (3) dan Irfan Jaya (1).

Kini, Persebaya datang ke Bali untuk menghadapi Persib dengan tampilan baru. Utamanya adalah kehadiran Wolfgang Pikal sebagai pelatih kepala Ruben Sanadi Cs. Belum lagi suntikan legiun asing seperti Diogo Campos, Aryn Williams, dan kembalinya si anak hilang David Da Silva.

Jika ingin menjinakkan Bajul Ijo, maka pasukan Robert Rene Alberts harus bisa ‘move on’, buang jauh-jauh kenangan pahit di masa silam. Tatap masa depan! Memang, Persib butuh poin untuk mengatrol posisinya di klasemen sementara.

Sedangkan Persebaya juga butuh poin demi memuaskan pendukung setianya, Bonek dan Bonita, yang selalu hadir di setiap laga tandang. (eko darmoko/Tribunjatim.com)

Penulis: Eko Darmoko
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved