Pilkada Surabaya 2020, Golkar Baru Komunikasi dengan Gus Hans

Partai Golkar belum banyak menerima figur bakal calon untuk kontestasi pemilihan kepala daerah (pilkada) Surabaya 2020.

Pilkada Surabaya 2020, Golkar Baru Komunikasi dengan Gus Hans
SURYA.CO.ID/BOBBY CONSTANTINE KOLOWAY
Sekretaris DPD Golkar Jatim, Sahat Tua Simanjuntak bersama Bakal Calon Walikota Surabaya, KH Zahrul Azhar Asad atau yang biasa akrab disapa Gus Hans saat berada di Surabaya beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Partai Golkar belum banyak menerima figur bakal calon untuk kontestasi pemilihan kepala daerah (pilkada) Surabaya 2020.

Bakal calon yang telah berkomunikasi baru kader internal, yakni KH Zahrul Azhar Asaad atau yang biasa akrab disapa Gus Hans.

"Di Pilwali Surabaya, satu-satunya bakal calon yang berkomunikasi baru Gus Hans," kata Sekretaris DPD Golkar Jatim, Sahat Tua Simanjuntak kepada jurnalis ketika dikonfirmasi di Surabaya, Senin (21/10/2019).

Komunikasi tersebut juga tak lepas dari kedekatan Gus Hans dengan Golkar. Gus Hans saat ini menjabat Sebagai Wakil Ketua DPD Golkar Jatim.

"Untuk pilwali Surabaya, Gus Hans sepertinya serius. Kalau sudah komunikasi, artinya serius untuk maju," kata Sahat yang juga Wakil Ketua DPRD Jatim ini.

Dengan adanya kader internal, Sahat menyebut partainya siap untuk memenangkan. Sekalipun demikian, pihaknya menunggu rekomendasi resmi dari DPP terkait calon yang diusung di Kota Pahlawan.

Bea Cukai Pasuruan Belum Bisa Mengungkap Bos Rokok Ilegal, Disebut Kesulitan Informasi
Tri Rismaharini Bawa Calon ke DPP PDIP, Ini Respon Ketua DPC PDIP Surabaya

"Kalau rekomendasi turun (untuk Gus Hans), kami siap turun (kampanye). Sebagai kader yang juga besar di Surabaya, saya pribadi siap turun dan mendukung penuh beliau," kata Sahat yang juga Anggota DPRD Jatim tiga periode ini kepada Tribunjatim.com.

Untuk diketahui, Surabaya menjadi satu di antara 19 daerah di Jawa Timur yang mengadakan pilkada serentak pada 2020 mendatang. Golkar pun berpeluang mengusung calon mengingat partai berlambang pohon beringin ini memiliki 5 kursi DPRD Surabaya.

Sekalipun demikian, untuk bisa memenuhi persyaratan pencalonan (20 persen kursi atau 10 kursi DPRD Surabaya), Golkar masih membutuhkan koalisi dengan partai lain. Sehingga, terbuka juga kemungkinan Golkar untuk mengusung kader partai lain. (bob/Tribunjatim.com)

Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved