Warga Tulungagung 'Sambat' Kelilipan dan Mata Perih Gegara Abu Tipis Beterbangan Dampak Karhutla

Banyak warga Tulungagung yang mengeluh matanya kelilipan. Ini dikarenakan ada material debu tipis yang beterbangan sejak Minggu (20/10) malam

Warga Tulungagung 'Sambat' Kelilipan dan Mata Perih Gegara Abu Tipis Beterbangan Dampak Karhutla
SURYA/DAVID YOHANES
Lapisan abu tipis di atas kaca mobil warga Tulungagung, yang diduga dari kebakaran gunung. 

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Banyak warga Tulungagung yang mengeluh matanya kelilipan.

Bukan tanpa sebab, ternyata ada material debu tipis yang beterbangan sejak Minggu (20/10/2019) malam.

Debu tipis terlihat jelas di permukaan kaca mobil.

Pengendara motor yang tak menutup kaca helmnya banyak yang mengeluhkan mata perih.

Kebakaran Hutan dan Lahan di Sekitar Jember, Warga Mulai Rasakan Guyuran Hujan Abu Hitam

"Saya pikir saya sendiri yang mengalami. Waktu di pom bensin ternyata banyak yang mengalami," ujar Erik, warga Ngunut.

Keluhan yang sama juga banyak diungkapkan warganet lewat Facebook.

Mereka mengira-ngira asal abu yang tersebar itu.

Warga menduga abu berasal dari kebakaran hutan di sejumlah gunung di Jawa Timur.

Abu dari kebakaran itu kemudian membumbung tinggi dan ditiup angin ke arah Tulungagung.

Emosi Warga Ada Pencopet Kalung Kabur Tabrak Pengendara Motor di Sidoarjo, Babak Belur Dihajar Massa

"Kalau dilihat bukan abu erupsi gunung berapi. Tapi abu asal pembakaran," ujar Riyan, warga Sobontoro, Kecamatan Boyolangu seusai memeriksa abu yang bertebaran di mobilnya.

Saat Surya.co.id (grup TribunJatim.com) mencoba menengadah dan membuka mata, sebentar kemudian mata langsung terasa perih.

Meski tidak terlihat di sorot lampu penerangan, tapi abu halus itu langsung masuk ke mata.

Informasi yang didapat, ada sejumlah gunung yang terbakar, antara lain Gunung Kawi, Gunung Semeru dan Gunung Arjuno.

Diduga abu dari gunung-gunung ini yang menyebabkan warga Tulungagung kelilipan. (Surya/David Yohanes)

FAKTA BARU Pelaku Penamparan Motivator di Malang Terancam Pidana 5 Tahun, Siswa Alami Trauma & Luka

Penulis: David Yohanes
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved