Kejaksaan Negeri Gresik Layangkan Panggilan Pertama ke Tersangka Mantan Sekda Gresik Andhy

Kejaksaan Negeri Gresik sudah memanggil tersangka Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gresik untuk dimintai keterangan.

Kejaksaan Negeri Gresik Layangkan Panggilan Pertama ke Tersangka Mantan Sekda Gresik Andhy
Surya/Moch Sugiyono
Kajari Gresik, Pandoe Pramoekartika (dua dari kanan) memimpin penetapan tersangka terhadap Sekda Gresik Andhy Hendro Wijaya, Senin (21/10/2019). 

 TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Kejaksaan Negeri Gresik sudah memanggil tersangka Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gresik untuk dimintai keterangan.

Andhy Hendro Wijaya pertama kali dipanggil sebagai tersangka setelah empat kali mangkir dipanggil sebagai saksi dalam kasus dugaan pemotongan dana insentif pegawai di Badan Pendapatan, Pengelolaan, Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Gresik.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Gresik Pandoe Pramoekartika mengatakan, bahwa panggilan kepada tersangka Andhy Hendro Wijaya sudah dilayangkan untuk dimintai keterangan pada besok Kamis (24/10/2019).

"Panggilan (Andhy, red) sudah dikirim untuk saksi besok Kamis," kata Pandoe, kepada wartawan, Rabu (23/10/2019).

Dari panggilan tersebut, diharapkan mantan Kepala BPPKAD Kabupaten Gresik tahun 2018, Andhy datang dengan sendirinya tanpa dijemput paksa. Sebab, selama dipanggil menjadi saksi sebanyak 4 kali selalu mangkir.

"Kalau bisa yang bersangkutan datang sendiri tanpa dijemput paksa," kata Humas Kejari Gresik Bayu Probo Sutopo kepada Tribunjatim.com.

Sekda Gresik Andhy Hendro Wijaya Ditetapkan Tersangka, Mangkir Panggilan Kejari Gresik Tiga Kali

VIRAL Video Bocah Jatuh dari Balkon Lantai 2 Setinggi 10 Meter, Selamat Gara-gara Becak Lewat

Korban Ledakan Balon Peringatan Hari Santri di Kediri Mengira Ada Hadiah, Berebut Hingga Luka Bakar

Menurut Bayu, keberadaan Andhy sudah ada di Jawa Timur. Hal itu, terlihat dari daftar penumpang pesawat yang menunjukan sudah kembali pada Sabtu (19/10/2019).

"Namun, kita cari di beberapa tempat belum menemukan. Di rumahnya di Green Garden belakang Icon Mall, di Kantor Pemkab Gresik, di Perumahan GKB (Gresik Kota Baru), di Bank Jatim dan di Mojokerto juga belum menemukan," katanya kepada Tribunjatim.com.

Andhy yang saat ini menjabat sebagai Sekda Kabupaten Gresik dipanggil menjadi saksi pada Senin (14/10/2019), kemudian panggilan kedua surat pemanggilan diantar di rumahnya dan surat diterima oleh istrinya. Panggilan kedua untuk menjadi saksi pada Rabu (16/10/2019).

Setelah itu, panggilan ketiga diantarkan ke kantor Pemkab Gresik untuk sebagai saksi pada Jumat (18/10/2019). Kemudian dipanggil lagi Senin (21/10/2019).

Dalam kasus pemotongan dana insentif pegawai di BPPKAD Kabupaten Gresik, Kejari Gresik telah menetapkan seorang tersangka. Yaitu pejabat pelaksana tugas (Plt) kepala BPPKAD Kabupaten Gresik M Mukhtar. Dalam penggeledahan sekaligus operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor BPPKAD ditemukan uang dalam brankas senilai Rp 500 Juta lebih.

Dalam kasus tersebut Mukhtar ditetapkan sebagai terdakwa tunggal sampai dihukum selama 4 tahun penjara serta denda Rp 200 juta subsidaur 2 bulan kurungan.

Selain itu, terdakwa diharuskan membayar uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 2,1 miliar. Jika dalam waktu satu bulan sejak putusan dinyatakn inkrah. Jika tidak dibayarkan maka asetnya akan disita kemudian dilelang dan jika tidak ada diganti dengan hukuman penjara selama 6 bulan. (Sugiyono/Tribunjatim.com)

Penulis: Sugiyono
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved