Liga Indonesia

Teriakan 'Pikal Out' Menggema seusai Laga Persela Vs Persebaya, Begini Respons Pelatih Persebaya

Teriakan "Pikal Out" menggema seusai laga Persela vs Persebaya di Stadion Surajaya Lamongan.

Penulis: Khairul Amin | Editor: Dwi Prastika
SURYA/SUGIHARTO
Pelatih Persebaya Surabaya, Wolfgang Pikal, saat laga Persela vs Persebaya di Stadion Surajaya Lamongan, Rabu (23/10/2019) sore. 

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN – Teriakan "Pikal Out" menggema seusai laga Persela vs Persebaya di Stadion Surajaya Lamongan, Jawa Timur, Rabu (23/10/2019) sore.

Pada laga Persela vs Persebaya, skuat Bajul Ijo dipaksa takluk 0-1 dari tuan tumah.

Kekalahan tersebut memperpanjang cetatan minor Persebaya Surabaya yang pada lima laga terakhir puasa kemenangan.

Dari jumlah laga tersebut, tiga laga telan kekalahan, dan dua laga lainnya berakhir imbang.

Tak kunjung raih kemenangan, suporter setia Persebaya Surabaya, Bonek meneriakkan "Pikal Out" seusai pertandingan Persela vs Persebaya.

Hasil Persela Vs Persebaya 1-0, Malik Risaldi Putus Rekor Buruk Persela atas Bajul Ijo Sejak 2018

Tampil Dominan hingga Kalahkan Wakil Hongkong, Praveen/Melati Melaju ke Babak Kedua French Open 2019

Bahkan, seusai laga Persela vs Persebaya, pemain dan official Persebaya Surabaya tertahan di Stadion Surajaya Lamongan selama kurang lebih 30 menit akibat diadang Bonek yang ingin meluapkan rasa kecewanya.

Merespons situasi itu, Pelatih Persebaya Surabaya, Wolfgang Pikal, akui apa yang ditunjukan Bonek hal yang wajar.

Namun disebut Wolfgang Pikal, Bonek harusnya juga melihat bahwa hasil ini karena Persebaya Surabaya bermain tidak komplet.

Kiper Persela Lamongan, Dwi Kuswanto, berusaha menangkap bola yang dilesakkan Pemain Persebaya Surabaya, David da Silva, dengan dibayangi Arif Satria pada laga Persela vs Persebaya di Stadion Surajaya Lamongan, Rabu (23/10/2019) sore.
Kiper Persela Lamongan, Dwi Kuswanto, berusaha menangkap bola yang dilesakkan Pemain Persebaya Surabaya, David da Silva, dengan dibayangi Arif Satria pada laga Persela vs Persebaya di Stadion Surajaya Lamongan, Rabu (23/10/2019) sore. (SURYA/SUGIHARTO)

"Bonek tidak happy saya bisa ngerti. Tapi Bonek harus tahu beberapa kali kami main tidak dengan full team, ini penting Bonek tahu," terang Wolfgang Pikal seusai laga Persela vs Persebaya.

Pada laga tersebut, Persebaya Surabaya tidak bisa mainkan enam pemainnya.

Pembelaan Wolfgang Pikal setelah Persebaya Surabaya Takluk 1-0 dari Persela Lamongan

Tira Persikabo Vs Arema FC, Tekad Kuat Singo Edan untuk Balas Dendam di Bogor

Osvaldo Haay, Misbakus Solikin, dan Otavio Dutra cedera, sementara Rachmat Irianto gabung Timnas U-23 Indonesia, serta M Supriadi bela Timnas U-19 Indonesia.

Kemudian Diogo Campos absen karena laga sebelumnya mendapat kartu merah.

Tentang kondisi ini, Wolfgang Pikal mencontohkan tim lain, Bali United yang laga pekan lalu takluk 6-0 dari Borneo FC meskipun main dengan full team.

Ekspresi pemain Persebaya Surabaya setelah telan kekalahan pada laga Persela vs Persebaya di Stadion Surajaya Lamongan, Jawa Timur, Rabu (23/10/2019).
Ekspresi pemain Persebaya Surabaya setelah telan kekalahan pada laga Persela vs Persebaya di Stadion Surajaya Lamongan, Jawa Timur, Rabu (23/10/2019). (SURYA/SUGIHARTO)

"Tim lain misal main dengan tanpa 3-4 pemain kunci pasti berpengaruh. Kemarin saja Bali United dengan full team kalah 6-0 dari Borneo. Ini yang saya minta Bonek pahami," ucap Wolfgang Pikal.

Wolfgang Pikal berharap, semua pihak tidak terlalu meratapi hasil ini, dan lebih fokus bangkit di laga selanjutnya saat jamu PSS Sleman.

Kalah 0-1 dari Persela, Pelatih dan Kapten Persebaya Surabaya Kompak Kecewa dengan Wasit

MotoGP Australia 2019, Phillip Island Banyak Tikungan Kiri, Marc Marquez Waspadai Pembalap Yamaha

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved