Fabio Quartararo Legawa Meski Diseruduk Petrucci dan Gagal Mendulang Poin di MotoGP Australia 2019
Fabio Quartararo harus mengakhiri balapan lebih awal karena mengalami crash hebat di Tikungan 2 saat balapan MotoGP Australia 2019.
TRIBUNJATIM.COM - Fabio Quartararo harus mengakhiri balapan lebih awal karena mengalami crash hebat di Tikungan 2 saat balapan MotoGP Australia 2019 yang digelar Minggu (27/10/2019) siang WIB.
Dua drama mengejutkan langsung terjadi pada permulaan sesi balapan MotoGP Australia 2019.
Menariknya, keduanya melibatkan rider yang menunggangi motor Yamaha, yakni Valentino Rossi dan Fabio Quartararo.
Kendati demikian, Valentino Rossi dan Fabio Quartararo mengalami nasib yang berbeda 180 derajat.
Jika Valentino Rossi langsung bisa mengambil alih posisi pemimpin balapan seusai start dari posisi keempat, nasib Fabio Quartararo tidak seberuntung itu.
• Marc Marquez Amankan Titel Kampiun, Berikut Hasil Lengkap MotoGP Australia 2019
• Penjelasan Penangkapan Perangkat Pertandingan Kalteng Putra Vs Persela, Benarkah Praktik Mafia Bola?
Pembalap yang baru saja memastikan gelar Rookie Of The Year ini justru harus mengakhiri balapan lebih awal karena mengalami crash hebat di Tikungan 2.
Insiden tersebut bermula dari highside yang dialami oleh pembalap Mission Winnow Ducati, Danilo Petrucci, yang menyebabkan pembalap Italia tersebut terpental dari motor yang ditungganginya.
Jatuhnya Petrucci lantas menyeret pula Fabio Quartararo yang berkendara persis di depannya.
Akibat kecelakaan ini, Petrucci dan Fabio Quartararo dipaksa undur diri lebih awal karena motor yang mereka tunggangi ringsek.
Jiwa ksatria ditunjukkan oleh Fabio Quartararo yang tidak serta-merta menyalahkan Petrucci atas kegagalannya mendulang poin dari Sirkuit Phillip Island.
• Jelang Arema FC Vs Semen Padang, Eks Pilar Liga Myanmar Akui Hafal Permainan Singo Edan
• Jelang Persebaya Vs PSS Sleman, Badai Cedera Terus Menghantui Bajul Ijo, Terbaru Ada Rodek dan Ofan
Pembalap berjuluk El Diablo ini legawa gagal finis dengan cepat karena mengakui bahwa dirinya pun juga membuat kesalahan sendiri.
"Akan sama saja kalau Petrucci tidak menabrak saya," ujar Fabio Quartararo dikutip Bolasport.com (TribunJatim.com Network) dari Crash.
"Motor saya sudah melaju di atas rumput dan bagaimanapun saya sudah kehilangan posisi saya. Keputusan menggunakan ban belakang tipe keras ternyata bukan pilihan yang paling bagus. Saya bahkan gagal menyelesaikan satu lap," imbuh El Diablo.
Tidak seperti pembalap tim Yamaha yang lain, Fabio Quartararo dan krunya memilih menggunakan ban belakang tipe keras.
Padahal, meski lebih awet, ban tersebut memerlukan waktu lebih lama untuk dapat mencapai suhu optimal, sehingga tidak bisa langsung digeber dari awal.
• Arema FC Vs Semen Padang, Kabau Sirah Siap Hentikan Gempuran Serangan Singo Edan
• Sembuh Lebih Cepat, Osvaldo Haay Berpeluang Turun di Laga Persebaya Vs PSS Sleman
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/fabio-quartararo-mengalami-highside-di-tikungan-2-pada-sesi-fp1-motogp-australia-2019.jpg)