Heboh Warga Ngawi Temukan Bayi Laki-laki di Teras Rumah, Dengar Tangis Dini Hari & Mobil Misterius
Heboh Warga Ngawi Temukan Bayi Laki-laki di Teras Rumah, Dengar Tangis Dini Hari & Mobil Misterius.
Penulis: Doni Prasetyo | Editor: Sudarma Adi
Heboh Warga Ngawi Temukan Bayi Laki-laki di Teras Rumah, Dengar Tangis Dini Hari & Mobil Misterius
TRIBUNMADIUN.COM, NGAWI - Bayi laki-laki tergeletak di teras rumah Moh Hafis (47) warga Desa Gendingan, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi bersamaan dengan berkumandangnya adzan Subuh, Sabtu (2/11).
Bayi laki laki itu diketahui pertama kali oleh Titis Kurniati yang mendengar tangis bayi datang dari teras rumah Moh Hafis, tetangganya.
Saat didatangi Titis, bayi masih merah itu berada dalam kelambu dengan alas kasur bayi berikut tas berisi seperangkat pakaiam, selimut, botol dan susu.
• Ban Pecah, Mobil Pikap Muatan Pepaya Terguling di Tol Kertosono-Ngawi, Satu Penumpang Luka
• Gara-gara Gagal Landas, Penerjun Paramotor Asal Ngawi Tersangkut di Pohon Jalan Tapaksiring Surabaya
• Aksi Nekat ABG Ngawi Curi Motor Diparkir di Sawah Demi Perawatan Kecantikan, Diciduk di Waduk Pondok
"Sayup sayup saya mendengar tangis bayi, saya berusaha mencari sumber suara itu. Ternyata suara bayi itu diteras rumah Pak Moh Hafis, benar ada bayi berada didalam kelambu dan tergeletak diatas kasur bayi,"ujar Titis.
Didalam kelambu itu, tambah Titis, terdapat tas perlengkapan bayi diantaranya pakaian, selimut, botol dot dan susu formula.
"Melihat bayi yang saya temukan itu saya langsung memberitahu pemilik rumah yang terasnya saya temukan bayi itu, bersamaan dengan itu warga berdatangan mengerumuni bayi itu,"kata Titis.
Dikatakan Titis, melihat bayi merah diteras rumah tetangganya itu serasa mimpi. Setelah saya dengar dengan seksama, tangis bayi itu semakin terdengar jelas.
"Ternyata bukan mimpi, ternyata ada bayi beneran yang digeletakkan diteras rumah Pak Moh Hafis. Bayi itu kemudian saya serahkan Pak Moh Hafis,"katanya.
Sebelum ditemukan bayi itu, warga setempat mencurigai sebuah mobil warna gelap, berhenti dipinggir jalan Raya, persisnya dipertigaan masuk jalan setapak menuju Desa Gendingan.
Awalnya warga mengira mobil yang dicurigai itu kendaraan kawanan pelaku pencurian mesin pompa air disawah. Tak lama berhenti, mobil itu kembali berjalan ke arah Selatan
"Saya melihat mobil itu kira kira pukul setengah tiga pagi. Mobil itu ragu ragu, berhenti jalan berhenti jalan. Saya kira pelaku pencurian mesin pompa air, makanya saya ikuti, tp kemudian jalan menuju arah Selatan desa,"kata Sugeng.
Kapolsek Widodaren AKP Munaji mengungkapkan, hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) saat ditemukan diteras rumah warga itu kondisi bayi masih hidup.
"Hasil keterangan tim medis, bayi berjenis kelamin laki laki itu diperkirakan berumur lima hari. Kami masih akan melakukan penyelidikan untuk mencari orangtua bayi itu,"kata AKP Munaji.
Polisi juga akan mencari mobil di pagi buta yang dicurigai warga berhenti tepat dipertigaan jalan masuk desa itu, sebelum geger penemuan bayi diteras rumah Moh Hafis.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/bayi-laki-laki-dalam-gendongan-seorang-tenaga-medis-puskesmas-walikukun.jpg)