Kasus Video Kucing Minum Ciu, Pelaku Terbukti Bohong, Animal Defenders Janji Tambahkan Pengaduan

Komunitas pecinta hewan, Animal Defenders sambut positif hasil uji laboratorium dan autopsi kucing anggora, yang sempat viral disebut diminumi miras

SURYA/DAVID YOHANES
Ahmad Azam (22), sosok yang mengunggah video kucing diminumi ciu. 

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Komunitas pecinta hewan, Animal Defenders menyambut positif hasil uji laboratorium dan autopsi kucing anggora, yang sempat viral disebut tengah diminumi miras alias ciu.

Pendiri Animal Defenders, Doni Herdaru Tona mengatakan, pihaknya sudah meyakini sejak awal, kucing nahas itu tewas karena dicekoki minuman beralkohol.

“Dari gejala di dalam video itu jelas bukan keracunan racun tikus. Tapi keracunan benda lain,” terang Doni, saat dihubungi lewat sambung telepon, Kamis (7/11/2019).

Apalagi, hasil autopsi menyebut, perut kucing ini dalam kondisi kosong, tidak ada bukti makan benda padat beracun.

(TERKUAK Viral Kucing Diminumi Ciu di Tulungagung, Cairan Alkohol & Memar Jadi Petunjuk Kucing Tewas)

Itu artinya, Animal Defender menilai Kucing itu mati karena minum sesuatu yang beracun.

Dengan keluarnya hasil autopsi dan uji laboratorium, maka semuanya sudah mempunyai dasar ilmiah.

Karena itu Animal Defenders akan menjerat terlapor, Ahmad Azam dengan pasal berlapis.

Sebelumnya Doni dan kawan-kawan sudah melaporkan Azam atas dugaan pelanggaran Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Menurut Doni, dengan hasil autopsi dan uji laboratorium ini, maka Azam bisa dijerat pasal berlapis, salah satunya pasal 302 KUHP, tentang penganiayaan hewan.

“Kami tambahkan pasal 302, karena hasil autopsi dan uli laboratorium membuktikan itu,” tegas Doni.

Halaman
123
Penulis: David Yohanes
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved