Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Pilwali Surabaya 2020

Berharap Bisa Naikkan PAD di Surabaya, Bacawali Ahmad Nawardi akan Beri Rp 200 Juta per RT

Berbagai program diusulkan dari masing-masing kandidat, termasuk dari Bakal Calon Wali Kota Surabaya, Ahmad Nawardi.

Penulis: Aqwamit Torik | Editor: Dwi Prastika
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Bakal Calon Wali Kota Surabaya, Ahmad Nawardi, 2019. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aqwamit Torik

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Bursa Pilkada Surabaya 2020 semakin memanas.

Berbagai program diusulkan dari masing-masing kandidat, termasuk dari Bakal Calon Wali Kota Surabaya, Ahmad Nawardi.

Menyasar pada pemerataan pembangunan di Kota Surabaya, Ahmad Nawardi akan mengalokasikan dana Rp 200 juta setiap RT per tahun di Surabaya, guna pembangunan infrastruktur, ekonomi dan SDM.

Menurutnya, anggaran total Rp 1,8 triliun untuk semua RT di Surabaya tersebut, sudah bisa ditopang oleh APBD Surabaya.

Bangun Komunikasi dengan Partai Lain, Gelora Jatim Ancang-ancang Koalisi di Pilkada Serentak 2020

Usman Hakim-Moh Yasin Mantap Pilih Jalur Independen Pilwali Surabaya 2020

“Rp 1,8 triliun itu berarti sekitar 17 sekian persen dari APBD (Rp 10,3 triliun), tidak sampai 20 persen,” beber Ahmad Nawardi di Surabaya, seperti rilis yang diterima TribunJatim.com, Minggu (17/11/2019).

Menurut Ahmad Nawardi yang juga anggota Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), gagasannya itu juga butuh komitmen bersama antara Pemkot Surabaya dengan DPRD Surabaya.

“Ini yang saya lihat dari sumber ekonomi di lapangan, PAD (Pendapatan Asli Daerah) Surabaya masih terlalu rendah, itu masih bisa dinaikkan,” katanya.

Menurutnya, alokasi Rp 200 juta setiap RT ini diperlukan, karena sudah seharusnya pembangunan di Surabaya dimulai dari kampung.

Dianggap Dekat dengan Tri Rismaharini, Popularitas Ery Cahyadi Tempel Whisnu Sakti Buana

12 Bacawali Kembalikan Formulir Pendaftaran Cawali Surabaya ke Gerindra, Tak Ada Nama Ahmad Dhani

“Selama ini Risma (Wali Kota Tri Rismaharini) membangun Surabaya dari tengah kota. Jalan-jalan protokol dibangun sebagus mungkin, sementara di kampung masih 30-40 persen dalam 10 tahun Risma menjadi wali kota,” nilainya.

Sebelumnya, Whisnu Sakti Buana menawarkan konsep besarnya terkait Surabaya ke depan di Hotel Bumi Surabaya, Minggu (10/11/2019).

Di antaranya pembangunan transportasi publik, pemerataan ekonomi, dan kebudayaan.

Menurutnya, masyarakat Surabaya harus berdaulat dan dilibatkan dalam pembangunan.

Satu di antaranya wakil wali kota yang kader PDI Perjuangan itu akan mewujudkan alokasi Rp 100 juta setiap RT.

Yuk Subscribe YouTube Channel TribunJatim.com:

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved