Modus Baru Kejahatan Jalanan, Pelaku Pakai FB Palsu Untuk Tarik Korbannya

Usai ditangkap Unit Jatanras Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, terungkap pula modus operandi yang digunakan oleh DWR (17) warga Jal

Modus Baru Kejahatan Jalanan, Pelaku Pakai FB Palsu Untuk Tarik Korbannya
Surya/Firman Rachmanudin
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak,AKBP Antonius Agus Rahmanto menunjukkan tersangka dan barang bjkti hasil ungkap Satnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya periode September 2019. 

 TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Usai ditangkap Unit Jatanras Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, terungkap pula modus operandi yang digunakan oleh DWR (17) warga Jalan Tambak Asri Dahlia, Surabaya dalam aksinya.

DWR, yang merupakan seorang residivis kasus kejahatan jalanan mengungkapkan, bagaimana ia mengelabuhi korbannya.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Antonius Agus Rahmanto.

Sebelum mengeksekusi korban, DWR lebih dulu membuat sebuah akun facebook dengan nama Deviana dan memajang foto profil perempuan.

"Dari sana tersangka membuat akun palsu untuk mengelabuhi korban. Selanjutnya, dengan bujuk rayu, korban akhirnya tertarik untuk bertemu dengan Deviana palsu itu," beber Agus, Selasa (19/11/2019).

Setelah bersepakat untuk bertemu, korban kemudian mendatangi lokasi yang disepakati dengan Deviana palsu.

Telur Ayam Mengandung Dioksin di Jatim, Dinas Pangan dan Pertanian Sidoarjo Bakal Uji Laboratorium

BREAKING NEWS - Mulai 1 Desember 2019, Masuk Kawasan Gunung Bromo Harus Booking Tiket Online!

Pengakuan Teman SMP, Terduga Teroris Bom Medan Ditangkap Densus 88, Lama Tak Jumpa Ada yang Berubah

"Ternyata disana korban didatangi oleh tersangka DWR. Dari situ korban disambut dengan alasan DWR adalah temannya Deviana. Tanpa curiga korban mengikuti arahan DWR," tambahnya.

Saat itu, korban membonceng DWR menuju ke jalan Kalianak. Disana ternyata muncul enam orang pelaku lain rekan DWR membawa sajam dan membuat seolah-olah DWR dan korban telah dirampok.

"Skenarionya seolah-olah DWR ini tidak kenal pelaku lainnya. Padahal yang menyusun skenario ya DWR," tandasnya.

Saat ini polisi masih menangkap tiga dari tujuh pelaku yang merampas motor dan handpone milik korban.

Polisi masih terus memburu para pelaku lainnya yang sudah teridentifikasi identitasnya. (Firman/Tribunjatim.com)

Penulis: Firman Rachmanudin
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved