Densus Tangkap Teroris di Pasuruan

Polda Jatim : Terduga Teroris Cenderung Tertutup dan Eksklusif

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera menuturkan, seorang terduga teroris berjenis kelamin laki-laki berinisial ADM memiliki tabiat

Polda Jatim : Terduga Teroris Cenderung Tertutup dan Eksklusif
SURYA.CO.ID/GALIH LINTARTIKA
Istri terduga teroris di Pasuruan yang ditangkap Densus 88 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera menuturkan, seorang terduga teroris berjenis kelamin laki-laki berinisial ADM memiliki tabiat berbeda dalam berperilaku sehari-hari.

ADN dikabarkan oleh pihak otoritas setempat, cenderung menutup diri terhadap lingkungan setempat di kawasan Dusun Pesanggrahan, Gempeng, Bangil, Kabupaten Pasuruan.

Dan karakteristik pelaku semacam itu disebut Barung sebagai perilaku ekslusif.

"Itu eksklusif mereka, umumnya begitu," katanya pada awakmedia di Mapolda Jatim, Selasa (19/11/2019).

Menurut Barung, ada dua kecenderungan perilaku sosial si terduga teroris dalam beradaptasi dengan lingkungannya.

Yakni menjadi 'sangat' eksklusif atau sangat 'terbuka'.

Kesemuanya itu semata-mata, ungkap Barung, sebagai upaya si terduga untuk menutupi jati diri kelompok sosial yang diikutinya (covering).

Cerita Istri Terduga Teroris Bom Medan di Pasuruan yang Ditangkap Densus 88, Tengah Hamil Anak ke-6

Obrolan Terakhir Cecep Reza Bombom dengan Sahabat Sebelum Meninggal, Pamit Pasang Ring Jantung

"Mengcover itu berbagai cara yakni tidak bergaul. Atau bergaul berlebihan, itu juga demikian," jelasnya kepada Tribunjatim.com.

Upaya menutup diri dengan cara menjadikan diri 'terbuka' dalam kancah sosial menurut Barung dapat ditengarai dari para pelaku bom gereja, Minggu (13/5/2018) silam.

"Yang tidak ekslusif itu ya pelaku bom di Surabaya itu. Dia bergaul bahkan menjadi (peran penting) di wilayahnya, untuk mengcover," terangnya kepada Tribunjatim.com.

Berdasarkan catatannya, ungkap Barung, ADM merupakan orang asli dari Kabupaten Pasuruan.

"Sementara kita menyatakan KTP-nya adalah warga Pasuruan ktp-nya KTP siapa yang berkembang di lingkup informasi yang sudah di-share," katanya.

"kami nyatakan benar ada penangkapan saudara di disakiti terkait dengan jaringan error atau diperkirakan potensial menjadi tersangka saya 100 persen," pungkasnya.

Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved