Angin Puting Beliung Terjang Desa di Bangkalan, Satu Orang Meninggal Dunia, 2 Warga Luka-luka
Angin puting beliung terjang desa di Bangkalan, satu orang meninggal. Dua lainnya luka-luka.
Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Arie Noer Rachmawati
"Kami terus mengimbau masyarakat untuk selalu waspada ketika terjadi hujan lebat yang disertai dengan angin kencang," pungkasnya. (Surya/Ahmad Faisol)
Pada hari yang sama, angin kencang juga menerjang Bojonegoro.
Hujan deras disertai angin puting beliung terjadi di Kabupaten Bojonegoro, Minggu (24/11/2019), sekitar pukul 17.00 WIB.
Hujan dan angin yang mengguyur Kota Ledre (sebutan Bojonegoro) itu membuat rumah, balai desa dan satu tower roboh.
Sekretaris BPBD Bojonegoro Nadif Ulfia mengatakan, hujan dan puting beliung membuat empat rumah rusak berat dan satu rusak ringan.
Di antaranya rumah Sarwan, Rusmini di Desa Sendangrejo, dan Kurhadi Desa Kacangan, Kecamatan Tambakrejo.
Lalu ada rumah milik Sani di Desa/Kecamatan Ngambon. Kemudian ada satu rumah rusak ringan milik Japran Desa Turi, Kecamatan Tambakrejo.
"Empat rumah rusak berat dan satu rusak ringan," ujar Ulfia kepada wartawan.
Dia menjelaskan, selain rumah ada fasilitas umum pelayanan berupa kantor balai desa Bondol, Kecamatan Ngambon yang rusak berat.
Kemudian ada juga satu tower milik Kominfo di Balai Desa Soko, Kecamatan Temayang.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, pihak BPBD masih melakukan pendataan dan koordinasi dengan perangkat terkait serta warga setempat.
"Tidak ada korban jiwa, hanya saja masih dilakukan pendataan, termasuk kerugian material masih dalam proses hitung," pungkasnya. (Surya/M Sudarsono)