Bus Kramat Djati Terperosok di Tol Sumo

FAKTA BARU Bus Kramat Djati Terperosok, Korban Tewas Jadi 3 Orang, Alami Sesak Nafas Lalu Meninggal

FAKTA BARU Bus Kramat Djati Terperosok, Korban Tewas Jadi 3 Orang, Alami Sesak Nafas Lalu Meninggal.

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Sudarma Adi
Dok. Sat PJR Ditlantas Polda jatim
Bus Kramat Djati terperosok parit 15 meter di Tol Surabaya-Mojokerto. 

FAKTA BARU Bus Kramat Djati Terperosok, Korban Tewas Jadi 3 Orang, Alami Sesak Nafas Lalu Meninggal

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Korban tewas akibat kecelakaan tunggal bus Kramat Djati terperosok di Tol Surabaya-Mojokerto  (Tol Sumo) bertambah menjadi tiga orang.

Menurut Kasat PJR Ditlantas Polda Jatim Kompol Dwi Sumrahadi, sesaat proses evakuasi pertama kali di lokasi kejadi diketahui terdapat dua korban tewas.

Dua korban tewas itu bernama, Karni (67) warga Desa Taman, Paiton, Probolinggo.

Sopir Bus Kramat Djati Terperosok Tol Sumo Alami Sesak Nafas, Polisi Sebut Sopir Bisa Jadi Tersangka

PENGAKUAN Penumpang Bus Kramat Djati Terperosok di Tol Sumo, Kaget Tiba-tiba Bus Menikung & Oleng

Bus Kramat Djati Terperosok di Tol Sumo, Ini Identitas Korban Tewas, Luka Berat dan Luka Ringan

Dan, Doni (40) warga Jalan Ciputra Raya Pondok Pinang Jakarta Selatan.

"Informasi awal meninggal 2 orang," katanya, Rabu (27/11/2019).

Namun beberapa jam kemudian jatuh korban jiwa tambahan satu orang yakni bernama Kustiningsih (50) Alamat Kampung Karangsari 02/04 Kilensari Panarukan.

Kabarnya, Kustiningsih hanya mengalami luka ringan yakni mengeluh sesak di bagian dada, dan sempat di rawat di RS. Petrokimia Driyorejo Gresik.

"Iya kini nambah 1 orang, jadi 3 korban jiwa," tuturnya.

Sekadar diketahui, Bus Kramat Djati Jurusan Jakarta - Bali terlibat kecelakaan tunggal di Tol Surabaya-Mojokerto, Rabu (27/11/2019) pagi.

Informasinya, insiden tersebut terjadi tepat di Desa Klagen Wringinanom, Gresim.

Bodi terperosok di tebing parit yang memiliki kedalaman sekitar 15 meter.

Akibatnya, dari 32 orang penumpang termasuk sopir. Tiga orang diantaranya tewas, enam orang luka berat, dan 12 orang lainnya luka ringan.

"Meraka dibawa ke RS Citra Medika Mojokerto, RS. Anwar Medika Krian, dan RS. Petrokimia Driyorejo Gresik," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved