Tekan Angka Kekerasan Terhadap Perempuan, Pemkot Surabaya Sebar Banyak Kader PKBM hingga Kelurahan

Pemerintah Kota Surabaya memiliki tim bernama Kader Pusat Krisis Berbasis Masyarakat yang tersebar di seluruh kecamatan hingga kelurahan di Surabaya.

Tekan Angka Kekerasan Terhadap Perempuan, Pemkot Surabaya Sebar Banyak Kader PKBM hingga Kelurahan
ISTIMEWA
Kepala DP5A Surabaya, Chandra Oratmangun. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Yusron Naufal Putra

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pemerintah Kota Surabaya memiliki tim bernama Kader Pusat Krisis Berbasis Masyarakat (PKBM) yang tersebar di seluruh kecamatan hingga kelurahan di Kota Surabaya.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP5A) Surabaya, Chandra Oratmangun mengatakan, tim tersebut sengaja dibentuk untuk memberikan pemahaman kepada warga terkait gender dan anak.  

Otak Komplotan Pengutil Emas Rupanya Emak-emak, Ditangkap di Tulungagung, Nangis Saat Beri Pengakuan

Kuatkan Literasi Keuangan Digital di Indonesia, AFPI Gelar Fintech Exhibition 2019

“Menginisiasi warga bagaimana memberikan perhatian sehingga Surabaya ini jadi kota ramah anak dan perempuan,” kata Chandra Oratmangun saat dikonfirmasi, Jumat (29/11/2019).

Menurut Chandra Oratmangun, jumlah tim yang tergabung dalam Pusat Krisis Berbasis Masyarakat (PKBM) ini hampir merata di seluruh wilayah Surabaya.

Di mana tiap kecamatan terdapat sekitar sepuluh kader dan di tingkat kelurahan terdapat empat kader.

Rebus Jagung dan Ditinggal Pergi, Dapur dan Kandang Ternak Kakek Sadir di Nganjuk Ludes Terbakar

“Dan itu dari warga setempat,” sambung Chandra Oratmangun.

Chandra Oratmangun mengungkapkan, dengan adanya kader Pusat Krisis Berbasis Masyarakat (PKBM) ini dirinya berharap tak ada lagi kekerasan terhadap perempuan dan anak di Surabaya.

“Semua warga Surabaya harus mengetahui kesetaraan gender, kalau sudah paham pasti nanti saling menghargai,” terang Chandra Oratmangun.

Tak hanya memberikan sosialisasi, kader Pusat Krisis Berbasis Masyarakat (PKBM) ini juga bisa menerima informasi terkait adanya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Surabaya.

“Segera mereka tangani dan menginfokan kepada kami (dinas) sehingga langsung bergerak bersama-sama,” jelas Chandra Oratmangun.

Tribute to Pak Ci: Penghormatan Terakhir UC Surabaya pada Ir Ciputra, Sematkan Bunga di Lilin Hati

Penulis: Yusron Naufal Putra
Editor: Elma Gloria Stevani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved