Identitas Mayat Perempuan Berjaket di Jombang Terungkap, Polisi Masih Melakukan Otopsi

mayat perempuan yang ditemukan setengah bugil di belakang pabrik karpet PT CPCI (Classic Prima Carpet Industries) Desa Betek, Mojoagung, Jombang

SURYA/SUTONO
Evakuasi mayat perempuan setengah telanjang di Jombang 

 TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG - Misteri tentang identitas mayat perempuan yang ditemukan setengah bugil di belakang pabrik karpet PT CPCI (Classic Prima Carpet Industries) Desa Betek, Mojoagung, Jombang, tiga hari lalu akhirnya terungkap, Jumat (29/11/2019).

Korban yang ditemukan berjaket tersebut ternyata bernama Kasiani (75) warga Desa Pelemehan Kecamatan Sumobito.

Identitas korban ini terungkap setelah ada pihak keluarga yang datang ke kepolisian sambil membawa KTP elektronik milik korban.

Hal ini dibenarkan oleh Kapolsek Mojoagung, Kompol Paidi membenarkan terungkapnya misteri mayat setengah bugil tersebut.

"Ada warga datang ke polsek. Mereka mengaku, korban adalah keluarganya yang telah meninggalkan rumah sejak beberapa hari lalu," ujarnya kepada Tribunjatim.com.

Penemuan Mayat Wanita Berjaket di Jombang, 6 Saksi Dimintai Keterangan Buat Cari Identitas Korban

Bermodal pengakuan tersebut, polisi melalukan pembuktian secara otentik, dengan mencocokkan sidik jari korban dengan data kependudukan berupa KTP elektronik atas nama korban (Kasiani).

Kendati demikian, hingga kini polisi masih menunggu hasil autopsi. Polisi juga enggan berspekulasi membeber penyebab kematian korban sebelum hasil visum dan autopsi keluar.

Hanya saja Paidi mengakui, saat ditemukan kondisi mayat cukup mengenaskan. Selain membusuk, di bagian kepala korban juga ditemukan bekas luka.

"Ada luka di kepala bagian belakang, seperti bekas benturan dengan benda tumpul, tapi kami masih akan menunggu hasil resminya," terangnya kepada surya.co.id, Jumat (29/11/2019).

Syahrini Meradang Dituduh Keguguran, Ramalan Pisah Ranjang Dijawab, Istri Reino Barack: Naudzubillah

Diberitakan, sesosok mayat perempuan tanpa identitas ditemukan tergeletak di belakang gedung pabrik PT CPCI Desa Betek, Rabu (27/11/2019).

Mayat tersebut petama kali ditemukan pekerja pabrik sekitar 06.30 WIB.

Saat ditemukan, kondisi mayat sudah membusuk. Polisi memperkirakan, mayat perempuan itu berusia sekitar 50 tahun ini sudah meninggal sekitar tiga hari sebelum ditemukan.

Polisi mendapati sebuah dompet berisikan uang Rp 215 ribu di dalam dompet perhiasan yang diduga milik korban.

Sedangkan ciri lain yang ada pada tubuh korban, di antaranya tinggi badan 160 sentimeter, kulit coklat, dan rambut warna putih.

"Korban juga memakai rok batik warna merah dan memakai jaket warna putih biru lengan panjang," pungkasnya, sembari menyebut celana dalam dan bra milik korban sudah terlepas kepada Tribunjatim.com.(Sutono/Tribunjatim.com)

Penulis: Sutono
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved