Warga dan Muspika Semberbaru Jember Kerjabakti Perbaiki Sekolah yang Rusak

ajaran Muspika Sumberbaru Kabupaten Jember bersama warga Dusun Tempuran, Desa Jamintoro melakukan kerja bakti di SDN Jamintoro 3 Kecamatan Sumberbaru

Warga dan Muspika Semberbaru Jember Kerjabakti Perbaiki Sekolah yang Rusak
sri wahyunik/surya
Kerja bakti menurunkan atap sekolah rusak oleh Jajaran Muspika Sumberbaru Kabupaten Jember bersama warga Dusun Tempuran, Desa Jamintoro melakukan kerja bakti di SDN Jamintoro 3 Kecamatan Sumberbaru, Senin (2/12/2019) 

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Jajaran Muspika Sumberbaru Kabupaten Jember bersama warga Dusun Tempuran, Desa Jamintoro melakukan kerja bakti di SDN Jamintoro 3 Kecamatan Sumberbaru, Senin (2/12/2019). Kerja bakti dilakukan menyusul kondisi sekolah tersebut yang memang sudah rusak.

Kerja bakti itu berupa menurunkan genteng, juga mengeluarkan meja dan kursi dari bangunan sekolah. Menurut Kapolsek Sumberbaru AKP Subagyo, kerja bakti itu sekaligus untuk mengetahui sejauh mana kerusakan yang melanda sekolah tersebut.

"Disepakati untuk bagian atap diturunkan, untuk mengetahui kondisi kerusakan yang terjadi. Juga estimasi kebutuhan apa saja yang diperlukan untuk perbaikan," ujar Subagyo kepada Surya.

Jajaran Muspika yang terlibat kerja bakti adalah Camat Sumberbaru Dedi WInarno, Danramil Kapten Inf Asno, Kapolsek Sumberbaru AKp Subagyo, Kades Jamintoro Shoheb, personel Polsek, Koramil, dan Satpol PP Sumberbaru, juga perangkat Desa Jamintoro, serta puluhan warga Dusun Tempuran Desa Jamintoro, atau warga di sekitar SDN Jamintoro 3.

Sementara, siswa SDN Jamintoro 3 mengikuti kegiatan belajar mengajar di dua tenda milik polisi, bantuan dari POlres Jember. Kedua tenda itu dipakai KBM oleh 37 pelajar kelas 1 sampai kelas 6 SDN tersebut.

Di sela-sela KBM, guru dan murid juga bekerja bakti mengangkuti buku dari bangunan sekolah. Buku kelas diselamatkan, dan disimpan di rumah warga sekitar, juga di tenda yang menjadi sekolah darurat.

"Seluruh genteng di atap sekolah diturunkan," imbuh Bagyo.

Karenanya, aktivitas KBM tidak dilakukan di sekolah itu. Apalagi memang sejak sekolah itu rusak parah, KBM dilakukan di teras sekolah, dan musala rumah warga.

Setelah Polres Jember memberikan bantuan tenda, pelajar dan guru menggelar KBM di tenda polisi.

SDN Jamintoro 3 Desa Jamintoro Kecamatan Sumberbaru termasuk satu sekolah yang kondisinya rusak parah di Kabupaten Jember.

Atap keseluruhan ruang kelas rapuh, dan rawan roboh. Bahkan rangka atap harus disangga memakai kayu supaya tidak jatuh. Beberapa atap juga berlubang.

Sejak beberapa waktu terakhir, KBM dilakukan di luar ruang kelas. Sebab para guru khawatir, atap sekolah itu ambruk.

Sekolah itu dijadwalkan masuk sebagai penerima program rehab sekolah rusak tahun 2020. Hingga ada perbaikan sekolah, para pelajar terpaksa mengikuti KBM secara darurat di tenda polisi, maupun musala rumah warga. (Sri Wahyunik/Tribunjatim.com)

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved