Cowok di Bangkalan Madura Relakan Pacarnya Dinodai Pria Lain, Pelaku Tunggu Giliran di Perkebunan

Cowok di Bangkalan Relakan Pacarnya Dinodai Pria Lain, Pelaku Tunggu Giliran di Perkebunan

Cowok di Bangkalan Madura Relakan Pacarnya Dinodai Pria Lain, Pelaku Tunggu Giliran di Perkebunan
TRIBUN WOW
Cowok di Bangkalan Madura Relakan Pacarnya Dinodai Pria Lain, Pelaku Tunggu Giliran di Perkebunan 

TRIBUNJATIM.COM, BANGKALAN - Seorang pria di Bangkalan tega menodai pacarnya.

Bahkan pria itu juga mempersilakan pria lain untuk menodai kekasihnya tersebut.

Kasus pemerkosaan secara bergiliran terhadap anak di bawah umur, RL (14) terjadi di area perkebunan di Desa Mangga'an Kecamatan Modung Kabupaten Bangkalan pada Agustus 2019 silam.

Pelakunya adalah WBS (18), warga Desa Mangga'an Kecamatan Modung.

Coba Mesum Sama Pasangannya, Cowok di Kediri Nyamar Pakai Jilbab, Kedoknya Terkuak Karena 1 Hal

Ia kini mendekam di tahanan Mapolres Bangkalan.

Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra mengungkapkan, WBS yang tak lain adalah pacar korban mengajak temannya, AL yang saat ini tengah diburu anggotanya.

"Persetubuhan dilakukan dua orang, bergiliran. Hingga korban hamil," ungkap Rama di hadapan awak media dalam pers rilis di Mapolres Bangkalan, Senin (2/12/2019).

Rama menjelaskan, korban awalnya dibonceng kedua tersangka menuju perkebunan pada pukul 19.00 WIB.

WBS mengawali pemerkosaan.

"Sambil menunggu giliran, DPO (AL) memegang pundak korban," jelasnya.

WBS dijerat Pasal 82 Ayat (1) dan Ayat (2) Undang-undang (UU) RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Perpu Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas UU nomor 23 Tahub 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi UU jo Pasal 76E UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

"Tersangka WBS terancam hukuman pidana maksimal 15 tahun penjara," pungkas Rama. (Ahmad Faisol)

Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Januar AS
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved