Warga Magetan Temukan Situs Arkeologi di Punden Watu Ilir Bangsri

- Warga Dusun Genengan, Desa Bangsri, Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur menemukan patung mirip Ganesha

Surya/ Doni Prasetyo
Warga menyebut patung Ganesha Gimbal, sudah lama ditemukan warga Desa Bangsri, Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan, tapi karena tidak ada tanggapan dari dinas terkait, akhirnya situs arkeologi itu dibiar tertutup semak belukar. 

TRIBUNJATIM.COM, MAGETAN - Warga Dusun Genengan, Desa Bangsri, Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur menemukan patung mirip Ganesha, tapi Ganesha umumnya, tanpa rambut.

Sedang Ganesha di Bangsri ini punya rambut, warga setempat menyebutnya Ganesha Gimbal.

"Sebenarnya ditemukan warga disini sudah lama, tapi dilaporkan ke dinas terkait di Provinsi, dan daerah tidak ada tanggapan,"kata Sunardi warga Desa Bangsri RT4/RW1, Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan kepada Surya, Rabu (4/12).

Menurut tokoh pemuda Bangsri ini, karena tidak adanya perhatian dari dinas terkait, warga akhirnya juga tidak tertarik untuk merawat situs arkeologi itu.

"Sebenarnya di lokasi ini tidak hanya ditemukan patung Ganesha Gimbal, tapi juga ada patung gong, patung bergambar nogo dan sejumlah batu bersejarah," ujar Sunardi kepada Tribunjatim.com.

Diperkirakan, lanjut Sunardi, kalau lokasi situs arkeologi itu digali, dimungkin ada bangunan candi dibawahnya. Karena sering warga yang secara tidak sengaja menemukan batu batu berbentuk balok, mirip batu bata tapi berukuran besar hampir 30 kali dadi batu bata moderen.

Putra Kiai Terkenal di Jombang Diduga Cabuli Anak di Bawah Umur, Ada 2 Perempuan Berbeda Jadi Korban

KILAS KRIMINAL JATIM: Suami Siram Istri dengan Air Keras hingga Nenek di Jember Digorok Lehernya

"Kalau memang patung patung itu merupakan situs arkeologi, warga disini bersedia merawat, syukur ada bantuan dari pemerintah. Karena patung patung disini sangat beda dengan patung ganesha di tempat lain," katanya kepada Tribunjatim.com.

Hal yang sama dikatakan Sutikno, juga warga setempat, situs arkeollogi ini berada di kawasan Punden (tempat sesepuh desa) Watu Ilir. Selain berada di kawasan Punden Watu Ilir, lokasi situs itu berada di rumpun bambu.

"Jadi karena di kawasan rumpun bambu, kalau sampai tidak terawat patung yang punya dinilai sejarah ini akan mudah sekali terkubur oleh daun bambu dan dedaunan yang berasal dari tanaman lain,"kata Sutikno.

Area situs arkeologi yang berisi patung patung masa silam ini letaknya diantara RT4 dan RT5 Desa Bangsri, Ngariboyo. Jadi tanpa ada kesepakatan tertulis, juga dimulai kapan. Kedua pemuda diantara dua RT itu secara bergilir melakukan kerja bakti membersihkan lokasi patung patung itu.

"Makanya bener usulan Mas Sunardi, kalau kawasan bersejarah ini dijadikan obyek wisata untuk kesejahterakan warga dan desanya,"pungkas Sutikno. (tyo/Tribunjatim.com)

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved