Perbaikan Wajah Sumbing Bayi Dina Oktavia Ditangani di RSUD Dr Soetomo, Begini Penjelasan Dokter

Tim dokter berpesan kepada Ibunda Muhammad Pandhu Firmansyah, Dina Oktavia, untuk terus menjaga kondisi bayi Pandhu agar terus stabil.

Perbaikan Wajah Sumbing Bayi Dina Oktavia Ditangani di RSUD Dr Soetomo, Begini Penjelasan Dokter
SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
DITANGANI 11 DOKTER - Muhammad Pandhu Firmansyah bayi lima bulan dengan Hydrocephalus (Facial Cleft Tessier Hydrocephalus Myelomeningocel) bersama ibu dan neneknya di RSUD Dr Soetomo, Senin (9/12/2019). Pandhu akan ditangani 11 dokter spesialis dari berbagai divisi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soetomo Surabaya. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Yusron Naufal Putra

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Bayi Muhammad Pandhu Firmansyah yang mengidap Hidrosefalus telah ditangani oleh tim dokter dari RSUD dr Soetomo Surabaya.

Tim dokter berpesan kepada Ibunda Muhammad Pandhu Firmansyah, Dina Oktavia, untuk terus menjaga kondisi bayi Pandhu agar terus stabil.

"Untuk jaga kondisi Pandhu saja, biar tetap stabil dan enggak sakit gitu," kata Dina Oktavia saat dihubungi, Selasa (10/12/2019).

Dina Oktavia mengungkapkan, dirinya disarankan oleh tim dokter untuk tidak sampai terjadi kontak langsung dari warga dengan Muhammad Pandhu Firmansyah, saat warga berkunjung.

Bonita Sarah Ungkap Kisahnya Saat Jatuh Hati dengan Persebaya, Takjub dengan Atmosfer Stadion

Memang, setelah kisah Dina Oktavia beserta bayinya Pandhu viral, banyak warga yang berdatangan menyatakan simpati.

"Tapi katanya jangan sampai nyentuh atau nyium gitu," terang Dina Oktavia.

Reaksi Dewan saat Temukan Pengerjaan Proyek di Gresik Asal-asalan dan Terancam Molor

Muhammad Pandhu Firmansyah atau Pandhu, bayi lima bulan penderita Hidrosefalus mendapat penanganan dari 11 dokter spesialis dari berbagai divisi di RSUD dr Soetomo Surabaya.

Direktur Utama RSUD dr Soetomo Surabaya, Dr Joni Wahyuhadi mengatakan, penanganan terhadap bayi Pandhu akan dilakukan maksimal secara bertahap.

"Kami akan berupaya maksimal menangani Pandhu. Penanganannya dilakukan bertahap, kami melibatkan para dokter ahli bedah plastik, bedah syaraf dan dua dokter khusus memonitor tumbuh kembang anak," kata Joni, Senin (9/12/2019) kemarin. 

Halaman
1234
Penulis: Yusron Naufal Putra
Editor: Elma Gloria Stevani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved