Angin Puting Beliung Menerjang Bangkalan

Prediksi BPBD Bangkalan, Hujan Disertai Angin Puting Beliung Bakal Jadi Ancaman 3 Hari ke Depan

Prediksi BPBD Bangkalan, Hujan Disertai Angin Puting Beliung Bakal Jadi Ancaman 3 Hari ke Depan.

Tayang:
Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Sudarma Adi
SURYA/AHMAD FAISOL
Sebuah motor roda tiga dan sepeda pancal tertimpa pohon kenari usai diterjang pohon kenari di Jalan Sidingkap Kelurahan Mlajah Kecamatan Kota Bangkalan, Rabu (12/11/2019) 

Prediksi BPBD Bangkalan, Hujan Disertai Angin Puting Beliung Bakal Jadi Ancaman 3 Hari ke Depan

TRIBUNMADURA.CO, BANGKALAN - BPBD Bangkalan memprediksi hujan lebat disertai angin puting beliung menerjang Bangkalan, yang ada di beberapa kawasan.

Hal itu disampaikan Kepala BPBD Bangkalan Rizal Morris ketika dijumpai di pohon kenari berukuran jumbo di Jalan Sidingkap Kelurahan Mlajah Kecamatan Kota, Rabu (11/12/2019).

"Prediksi kami tetap. Tiga hari ke depan intensitas hujan lebat disertai angin kencang masih tinggi," ungkap Rizal kepada TribunJatim.com.

Angin Berhembus Kencang di Bangkalan, Pohon Ukuran Jumbo Timpa Motor Roda 3 & Sepeda, 1 Orang Luka

BREAKING NEWS : Angin Puting Beliung Terjang Bangkalan, Satu Motor Rusak Tertimpa Pohon Tumbang

Ratusan Personel Gabungan Bersih-Bersih di Area Terdampak Angin di Akses Jembatan Suramadu Bangkalan

Ia menjelaskan, fenomena puting beliung banyak terjadi pada masa transisi dari musim kemarau ke musim hujan maupun sebaliknya.

Puting beliung sejatinya, lanjut Rizal, merupakan fenomena alami yang biasa terjadi. Hal itu terutama ketika terjadi hujan lebat disertai kilat atau petir dan angin kencang yang berdurasi singkat.

Puting beliung bentuknya berputar menyerupai belalai, keluar dari Awan Cumulonimbus (CB) dan terjadi di daratan.

"Setelah menerjang kawasan sekitar Suramadu, kali ini menyasar kawasan perkotaan," jelasnya.

Ia menambahkan, fenomena puting beliung terjadi dikarenakan kondisi labilitas atmosfer yang melebihi ambang batas tertentu. Hal tersebut mengindikasikan udara sangat tidak stabil.

Untuk pencegahan, lanjutnya, paling aman adalah meningkatkan kesiapsiagaan diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar saat tanda-tand terjadinya puting beliung mulai muncul.

"Sebisa mungkin menghindar atau berlindung di tempat-tempat kokoh pada saat terjadi puting beliung," pungkasnya.

Siang itu, angin kencang merobohkan dua pohon akasia berukuran besar di Jalan RE Martadinata Kelurahan Mlajah.

Bahkan, angin menerjang pohon kenari berukuran jumbo hingga menimpa pengendara sepeda pancal dan kendaraan dorkas di Jalan Sidingkap Kelurahan Mlajah.

Kendati demikian, insiden angin puting beliung itu tidak menimbulkan korban meninggal. Pohon kenari itu tumbang dengan posisi melintang hingga menutup jalan.

Pengendara sepeda pancal, Yummah (35), warga Kelurahan Mlajah dilarikan ke IRD RSUD Syamrabu Bangkalan. Penjual es degan itu menderita luka di bagian kepala.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved