Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Niat Berburu Narkoba di Lapas Blitar, Razia Gabungan Hanya Dapatkan Sendok Hingga Jepit Jenggot

Niat Berburu Narkoba di Lapas Blitar, Razia Gabungan Hanya Dapatkan Sendok Hingga Jepit Jenggot.

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Sudarma Adi
SURYA/SAMSUL HADI
Petugas menunjukkan sejumlah barang temuan saat menggelar razia di kamar hunian napi Narkoba di LP Kelas II B Blitar. 

Niat Berburu Narkoba di Lapas Blitar, Razia Gabungan Hanya Dapatkan Sendok Hingga Jepit Jenggot

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Razia kamar hunian dan tes urine untuk penghuni blok narkoba di Lapas Kelas II B Blitar yang dilakukan petugas gabungan dari BNN Blitar dan Polres Blitar Kota pada Minggu (15/12/2019) malam, tidak membuahkan hasil.

Petugas tidak menemukan narkoba yang disimpan di kamar hunian para narapidana (Napi) di blok narkoba.

Hasil tes urine terhadap penghuni kamar di blok narkoba juga negatif.

Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi CPNS 2019 Kota Blitar, 668 Orang Tak Lolos, Cek Masa Sanggah!

Satpol PP Kota Blitar Tutup Paksa Karaoke Maxi Brillian, Pengelola Tolak Tanda Tangan Berita Acara

Keluhan Warga di Kota Blitar Lubang Bekas Galian Fiber Optik Belum Ditutup, Bahayakan Pengendara

"Hasil razia semalam nihil, tidak ditemukan narkoba dan hasil tes urine juga negatif," kata Kepala Keamanan Lapas Kelas II B Blitar Bambang Setyawan, Senin (16/12/2019).

Bambang mengatakan dalam razia itu petugas gabungan hanya menemukan sejumlah benda seperti korek api, balok kayu, gunting, sendok, kawat, jepit jenggot, pemotong kuku, batu, kaca, dan kartu remi.

"Semua barang-barang yang kami temukan itu kami sita," ujarnya.

Dikatakannya, razia itu difokuskan di blok khusus narkoba. Ada empat blok khusus narapidana narkoba di Lapas Kelas II B Blitar.

Sedangkan total blok di Lapas Kelas II B Blitar ada 10 blok. Khusus empat blok narkoba dihuni sekitar 160 orang. Untuk total penghuni Lapas Kelas II B Blitar sebanyak 536 orang.

"Untuk narapidana yang menjalani tes urine hanya sekitar 30 orang. Tapi hasil tes urine-nya negatif semua," katanya.

Menurut Bambang, razia ini sudah rutin digelar oleh petugas LP. Setiap seminggu sekali, petugas selalu mengecek kamar hunian para penghuni LP. Pengecekan itu untuk mengantisipasi barang-barang berbahaya yang disimpan para penghuni LP.

"Sebenarnya kegiatan ini sudah rutin kami lakukan setiap seminggu sekali," katanya.

Untuk razia kali ini, kata Bambang, memang melibatkan petugas gabungan dari BNN dan polisi. Razia gabungan ini untuk mengantisipasi peredaran gelap narkoba di LP menjelang Natal dan Tahun Baru.

"Razia gabungan ini untuk mengantisipasi peredaran gelap narkoba di lingkungan LP. Tapi hasilnya nihil," ujarnya.

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved