Teror Ular Kobra di Jatim

Teror Ular Kobra Juga Dialami Warga Jombang, Ditemukan Dua Induk Kobra

Teror ular kobra juga dialami warga di Jombang, Jawa Timur. Dalam beberapa hari terakhir, warga di Desa Watugaluh Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang

Surya/Sutono
Rudi Hidayatullah saat berusaha menangkap ular yang sempat masuk ke dalam rumah warga di Desa Watugaluh Kecamatan Diwek, Jombang 

TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG - Teror ular kobra juga dialami warga di Jombang, Jawa Timur. Dalam beberapa hari terakhir, warga di Desa Watugaluh Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, dihebohkan banyaknya anak dan induk ular kobra yang berkeliaran di area permukiman setempat.

Warga yang khawatir reptil berbisa dan mematikan ini masuk ke dalam rumah mereka pun akhirnya melapor kepada perangkat Desa dan Kecamatan.

Perangkat desa dan petugas Satpol PP Kecamatan Diwek langsung turun melakukan penyisiran di sekitar rumah salah satu warga yang diduga menjadi sarang atau tempat persembunyian ular kobra Jawa (naja sputatrix).

Upaya penyisiran yang dibantu salah satu anggota komunitas pecinta reptil (Reptiler) ini akhirnya membuahkan hasil.

Sebanyak dua ekor ular kobra Jawa berukuran cukup besar ditemukan bersembunyi di tumpukan kayu dan kebun milik salah satu warga. Agar tidak membahayakan warga, ular berwarna hitam ini kemudian ditangkap dan dimasukkan ke kantong.

11 Ular Cobra Teror Rumah Warga Bangsal Mojokerto, 1 Ekor Masuk ke Kamar Tidur, Tadinya Dikira Kadal

Wadul ke Dewan, Tokoh Bawean Desak Pemkab Segera Percepat Pembangunan di Pulau Bawean

Susunan Pemain Persebaya Vs Perseru Badak Lampung, Ruben Sanadi Cadangan, Rachmat Irianto Kapten Tim

Sekdes Watugaluh, Achmad Subkhan membenarkan adanya teror ular kobra dalam beberapa waktu terakhir. Guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada warganya, pihak melakukan penyisiran.

"Selain kami sisir kami juga minta warga bersihkan tempat-tempat yang kotor, karena ular ini kan berbahaya dan racunya mematikan," terangnya kepada Surya.co.I'd, Sabtu (21/12/2019).

Salah satu reptiler yang turut melalukan penyisiran, Rudi Hidayatullah sempat kesulitan saat berusaha menaklukkan dua ekor indukan kobra Jawa ini.

Ular berbisa ini berusaha melawan dengan terus mengembangkan leher dan menyemburkan bisa ke arahnya. Bahkan, semburan bisa ular sempat mengenai pelupuk matanya. Beruntung, bisa ular tak sampai masuk lebih dalam ke retina matanya.

Beberapa menit kemudian, ular berhasil ditangkap. Rudi mengatakan, ular yang baru saja dia tangkap ini rencananya akan dia bawa pulang untuk dirawat sendiri di rumahnya.

"Semburan bisanya ini yang berbahaya, kalau kena mata bisa menyebabkan kebutaan, makanya ketika ini masuk ke pemukiman warga, ini berbahaya," ungkapnya.

Rudi mengimbau kepada masyarakat agar selalu menjaga kebersihan lingkungan rumahnya. Agar ular kobra Jawa ini tak sampai berkembang biak di sekitar nya.

Mengenai banyaknya bayi kobra yang akhir-akhir ini berkeliaran, Rudi menjelaskan, Desember ini merupakan bulan di mana telur ular mulai menetas.

"Karena ular akan mencari tempat bertelur yang cenderung banyak sumber makanannya seperti tikus. Maka sebaiknya kita bersihkan tempat yang banyak dihuni sumber makanan ular itu," jelasnya.

"Perkembangbiakan ular ini memang terjadi pada sekitar akhir bulan November, Desember sampai Januari," pungkasnya.(Sutono/Tribunjatim.com)

Penulis: Sutono
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved