Pakai Mio S untuk Kerja Mobilitas Tinggi Ala Wartawan, Boros?
Pengalaman mengendarai Mio S untuk mendampingi rutinitas kerjarutinitas kerja yang butuh mobilitas tinggi. Simak pengalaman awak TribunJatim.com.
Penulis: Fikri Firmansyah | Editor: Hefty Suud
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Fikri Firmansyah
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Wartawan merupakan suatu profesi yang ruang kerjanya akrab dengan mobilitas tinggi. Butuh pendamping kendaraan yang punya kelincahan, supaya bisa cepat berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya.
Berkesempatan mencoba sepeda motor skuter Yamaha Mio S, awak TribunJatim.com merasa motor ini benar-benar boros.
Bagaimana tidak boros pemakaiannya? berbekal fitur-fitur yang canggih, mesin yang tangguh dan desain yang ramping, ringan serta elegan pada Yamaha Mio S, pastinya akan membuat siapapun yang punya motor ini tanpa terkecuali wartawan pastinya benar-benar membuat boros pemakaiannya alias ketagihan dan tidak ingin beralih ke motor lainnya.
• Gelandang Arema FC Makan Konate Disebut Ikut Tarkam, Aremania: Memalukan!
• Janda Surabaya Tewas Tragis di Kedai Kopi, Pembunuh Ditembak Mati 2 Tahun Kemudian, ini Kronologinya
Sebagai seorang wartawan, TribunJatim.com harus bisa berpindah tempat ke tempat liputan lainnya dengan cepat.
Dengan berkendara Mio S, hal itu bisa diatasi sebab motor ini ridingnya sangat lincah dan nyaman, sekalipun terjadi kemancetan di jalan.
Yamaha Mio S ini memiliki bodi yang ramping sehingga membuat berkendara makin lincah.
Desain bodi yang dinamis sangat mendukung untuk berkendara sekaligus tampil keren di ramainya lalu lintas kota-kota besar.
• Kapolrestabes Surabaya: Buron Pembunuhan Janda Warung Kopi Lakarsantri Itu Penjahat Antar Provinsi
• Sinopsis Cinta Karena Cinta Episode 244 Rabu, 25 Desember 2019, Live Streaming di SCTV
Yang pasti dengan menggunakan bodi ramping, membuat Mio S tidak hanya lincah saja saat digunakan namun juga terlihat lebih elegan dan stylish.
Berkendara nyaman saat menggunakan Mio S juga disumbang karena motor matic ini sudah mengandalkan ban Tubeless dan velg yang lebar dengan profil ban depan 80/80 sementara ban belakang 100/70.
Dengan ukuran ban tersebut Mio S sangat nyaman dikendarai di berbagai kondisi jalan.
Punya ruang pijakan kaki yang lebar, juga menjadi kenyamanan tersendiri saat berkendara menggunakan motor ini.
Beralih ke bagian mesin. dengan sudah menggunakan teknologi Blue Core dalam pengoperasian mesinnya, Mio S memang sangat irit.
Terkait keiritan Mio S, 1 liter bahan bakarnya bisa mencapai 70 km.
• KAWASAKI W175TR Resmi Meluncur di Surabaya, Intip Spesifikasi dan Harganya!
• Tanah Retak di Trenggalek, Retakan Dimulai dari Jalan hingga ke Kamar, 2 Rumah Ditinggal Pemiliknya
Teknologi mesin Blue Core sendiri sebenarnya merupakan penyempurnaan dari mesin yang sudah ada, terutama penyempurnaan bagian sistem pembakaran sehingga konsumsi bahan bakarnya bisa jauh lebih irit, di sisi lain bahkan tenaganya juga bisa lebih besar.
Setelah adanya teknologi Blue Core di generasi keluarga Mio ini, sehingga membuat bahan bakar irit hingga 50 persen.
Kenapa Mio sekarang khususnya Mio S bisa sangat irit dibandingkan Mio era Old atau lama?
Ini karena Mio yang keluaran dulu pakai pen floor, maka dapat membuat bahan bakar tidak terbakar sempurna, sehingga masih meninggalkan kerak karbon terutama di pinggir piston.
Sementara dengan tipe setengah lingkaran atau hemispherical yang ada pada Mio sekararang (Mio S), ketika pembakaran terjadi, proses pengapiannya merata kesemua arah, yaitu arah kiri kanan atas bawah, sehingga bensin terbakar sempurna, alhasil membuatnya jadi irit dan tenaga otomatis juga menjadi lebih besar.
• Temui Jasad Otak Pembunuhan Sadis Sang Kakak 2017 Lalu: Bersyukur, Doa Keluarga Dikabulkan
• Bus Pariwisata Muat 56 Orang Ringsek Hantam Truk di Tol Ngawi, Sopir Luka, Seluruh Penumpang Selamat
Ada satu hal lagi, yang membuat TribunJatim.com merasakan bahwa Mio S sangat irit yaitu terkait sudah tersematkannya fitur eco indikator.
Fitur ini menjadi salah satu kelengkapan yang diunggulkan pada Yamaha Mio ini.
Ada lampu hijau di ujung kiri atas panel Mio S. Lampu indikator tersebut akan menyala saat sepeda motor dikendarai dengan metode irit bahan bakar. Artinya, pengendara akan dituntut untuk mencari putaran mesin yang pas demi konsumsi bahan bakar yang irit.
Indikator yang menginformasikan pengendaraan hemat bahan bakar ini merupakan yang pertama di kelasnya.
Jadi kesimpulannya, sebagai seorang wartawan, TribunJatim.com merasakan saat bekerja selama setahun menggunakan Mio S ternyata benar-benar boros pemakaiannya alias ketagihan. Hal ini terjadi karena Mio S merupakan skuter yang lincah dan sangat irit BBM.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/yamaha-mio-s-review-rifky.jpg)