Gubernur Khofifah Berangkat Umroh dengan Dua Putranya, Sempatkan Pimpin Rapat
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bertolak ke tanah suci untuk menunaikan ibadah umroh, Senin (30/12/2019) sore.
Penulis: Fatimatuz Zahroh | Editor: Yoni Iskandar
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bertolak ke tanah suci untuk menunaikan ibadah umroh, Senin (30/12/2019) sore.
Ditemani dua orang putranya, Jalaluddin Mannagali dan Ali Mannagali, Khofifah menunaikan ibadah umroh hingga delapan hari mendatang.
Uniknya, sebelum bertolak ke tanah suci, Khofifah masih menyempatkan diri untuk memimpin sejumlah rapat bersama kepala OPD di lingkungan Pemprov Jatim. Rapat tersebut dilakukan di ruang VIP terminal 1 Bandara Juanda.
Rapat-rapat itu ia lakukan sembari menunggu penerbangan Khofifah yang dilakukan sekitar pukul 16.10 WIB.
Rapat yang dilakukan Khofifah adalah rapat rapat strategis untuk Jawa Timur. Diantaranya rapat persiapan rencana untuk roadshow ke kementerian-kementerian terkait Perpres No 80 Tahun 2019, hingga rapat persiapan launching event pariwisata Jawa Timur tahun 2020.
"Saya beserta dua anak saya Jalal dan Ali mohon maaf lahir dan batin, sekaligus izin pamit melaksanakan ibadah umrah. InsyaAllah, sore ini berangkat menuju Madinatul Munawwarah dan kembali ke tanah air, Selasa (7/1/2020)," kata Khofifah.
• Ketua DPRD Jember : Panitia Angket itu Sakti
• Polres Mojokerto tetapkan Dokter Cabul Ditetapkan Tersangka
• Belasan Pengendara Motor Terjatuh di Perlintasan Rel KA Rembang Ngadiluwih Kabupaten Kediri
Akibat banyak memimpin rapat-rapat strategis untuk Jawa Timur, ia tampak harus berlarian sebelum akhirnya terbang bersama rombongan.
Khofifah berdoa agar perjalanan umroh yang dilakukan ia bersama rombongan bisa dilimpahi kemudahan oleh Allah.
"Dan kami mengucapkan selamat tahun baru 2020 untuk semua. Semoga di tahun depan, kita semua diberi kelimpahan rezeki, persatuan, dan berkah yang luar biasa dari Allah SWT," kata Khofifah.
Sebelumnya, sempat dikatakan Khofifah, terkait roadshow ke kementerian-kementerian terkait Perpres No 80 tahun 2019 tentang percepatan pembangunan di kawasan Gerbangkertasusila, Bromo Tengger Semeru, Selingkar Wilis dan Lintas Selatan, adalah langkah strategis yang penting dilakukan oleh Jawa Timur.
Pasalnya dalam perpres itu memuat 218 proyek prioritas dan strategis nasional yang akan diwujudkan di Jawa Timur dengan nilai proyek mencapai Rp 292,4 trilliun.
"Jadi kita ingin selain dengan DPRD kita membahas bersama terkait Perpres No 80 tahun 2019, kita merencanakan untuk roadshow ke Kementerian teknis karena RPJMN akan disahkan di 20 Januari 2020. Sebelum 20 Januari kita harapkan roadshow kita sudah selesai dengan kementrian terkait," kata Khofifah.
Tidak selesai sampai di sana, setelah roadshow ke kementerian sebelum pengesahan RPJMN, roadshow serupa nuga akan dilaksanakan lagi jelang penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) RAPBN tahun 2021. Yang dijawadlkan RKP akan selesai di bulan April 2020.
"Nah kita nanti akan keliling lagi. Artinya kita akan kawal terus untuk memastikan bahwa Perpres No 80 tahun 2019 ini masuk dalam RPJMN dan masuk juga di RKP kaitan di APBN 2021," ucap Khofifah. (Fatimatuz zahroh/Tribunjatim.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/berita-surabaya-gubernur-khofifah-bersama-dua-orang-putranya-jalal-tengah-dan-ali-kanan.jpg)